Hasil, Kamis (15/4/2010) dinihari WIB, ini bukan saja berarti penting dalam usaha Spurs mengejar tiket Liga Champions --dengan finis di posisi empat-- tapi juga sudah mencederai upaya Arsenal dalam menjaga persaingan berebut gelar.
Dengan kemenangan di derby London Utara ini, Spurs yang belum pernah menang lagi atas Arsenal di partai Liga sejak 7 November 1999, kini duduk di posisi lima klasemen dengan selisih satu poin dari Manchester City yang ada di peringkat empat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Spurs memulai pertandingan ini dengan mengesankan setelah langsung unggul pada menit 10 lewat pemain yang baru melakukan debutnya, Danny Rose. Gareth Bale kemudian bikin publik White Hart Lane kian bersorak lewat golnya dua menit usai jeda.
Masuknya Robin van Persie di pertengahan babak kedua bikin permainan Arsenal jadi lebih hidup. Ofensivitas ini akhirnya berbuah gol untuk Arsenal lewat Nicklas Bendtner lima menit sebelum bubaran. Β
Jalannya Pertandingan
Dari tendangan sudut, Sol Campbell berhasil meneruskan bola ke arah gawang. Gomes tak kuasa menjangkau bola tapi masih ada Benoit Assou-Ekotto mengawal pinggir tiang gawang tempat bola melaju. Bola pun dia jinakkan dengan dada seraya merendahkan tubuh.
Pada menit sembilan, Roman Pavlyuchenko sukses menyepak bola hasil umpan dari sayap kanan. Tapi ada dua pemain Arsenal menghadang laju bola dan membelokkannya untuk menghasilkan tendangan penjuru.
Spurs unggul lewat sepak pojok tersebut. Bola mengarah ke luar kotak penalti usai ditepis Manuel Almunia tapi diteruskan lagi oleh Danny Rose lewat sepakan keras dari jarak 27 meter. Almunia coba menahan tapi bola ada di luar jangkauannya dan menceplos masuk.
Sudah kebobolan cepat, pemain Arsenal Thomas Vermaelen lantas malah cedera. Pada menit 20 bek tengah yang juga jago bikin gol itu pun ditarik untuk digantikan Mikel Silvestre.
Nicklas Bendtner mencatat peluang emas pada menit 26. Dari serangan ala Arsenal --lewat operan dari kaki ke kaki-- bola kemudian dikuasai Bendtner yang dapat celah tipis di pertahanan Spurs. Bola lantas dia sepak meski masih sedikit melebar dari gawang Spurs.
Kerjasama Pavlyuchenko, Defoe dan Modric dari sebuah serangan balik nyaris saja menjebol gawang Arsenal. Namun, kali ini lini belakang Arsenal sigap menghadang dan upaya Rose melayangkan bola kembali ke kotak penalti pun tak berbuah.
Tiga menit menjelang jeda, giliran Gael Clichy mendapat peluang. Dari sisi kiri, Clichy melakukan overlap sampai ke sisi gawang sebelum akhirnya melepaskan tembakan yang hanya berakhir di sisi gawang bagian luar.
Spurs menggandakan keunggulan dua menit usai jeda. Jermain Defoe mempermainkan pemain Arsenal dulu sebelum melepaskan umpan terobosan buat Gareth Bale yang ada di depan dan tak terkawal dengan baik oleh Mikael Silvestre. Dengan mudah dia pun mengirim bola ke dalam gawang.
Peluang Arsenal lain dicatat pada menit 65. Bendtner berhasil mengejar bola yang dioper kepadanya dan meneruskan dengan sepakan menyusur tanah. Tapi karena dilakukan dari sudut sempit, bola pun hanya "numpang" lewat di muka gawang Spurs saja.
Robin Van Persie! Pada menit 80, umpan lambung Abou Diaby dikuasai Van Persie setelah menjinakkan bola dengan dada. Dengan satu gerakan, Van Persie melepaskan tendangan voli yang masih bisa ditepis Gomes.
Lagi-lagi Van Persie menyibukkan Gomes pada menit 83. Dari tendangan bebas, Van Persie mengirim bola melingkar melewati pagar pemain lawan untuk mengarah deras ke pojok atas gawang. Tapi Gomes "terbang" menyelamatkan gawang dengan menepisnya.
Lima menit menuju bubaran, Arsenal akhirnya memperkecil ketinggalan. Dari umpan silang Theo Walcott ke muka gawang, sejumlah pemain memburu bola tapi Bendtner paling duluan menyodoknya untuk masuk ke dalam gawang.
Luar biasa Van Persie! Sekali lagi setelah diturunkan dia mengancam gawang Spurs, kali ini lewat tendangan keras dari luar kotak penalti yang kembali masih bisa susah payah ditepis Gomes.
Susunan Pemain:
Β
Tottenham: Gomes, Assou-Ekotto, Dawson, King, Bale, Kaboul, Huddlestone, Modric, Rose (Bentley '46), Pavlyuchenko (Crouch '9), Defoe (Gudjohnsen '67).
Arsenal: Almunia, Sagna (Walcott '53), Campbell, Vermaelen (Silvestre '20), Clichy, Eboue, Diaby, Denilson (Van Persie '68), Rosicky, Bendtner, Nasri. (krs/roz)











































