Selain punya misi membawa Chelsea jadi juara musim ini, Drogba pun berambisi menjadi top skorer. Sebelum pertandingan pekan ke-38 di Stamford Bridge Minggu malam tadi jumlah gol penyerang pantai Gading itu sama dengan Wayne Rooney yaitu 26.
Kesempatan pertama untuk menambah pundi-pundi gol pun datang di menit ke-31 ketika Chelsea mendapat hadiah penalti. Namun bukan Drogba yang jadi eksekutor melainkan Frank Lampard. Alhasil Drogba pun terlihat kesal meski akhirnya ia mengaku salah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diakui Ancelotti kesuksesan Drogba tersebut banyak dipengaruhi oleh dirinya. Pada masa jeda, Ancelotti coba menenangkan dan memberi keyakinan kepada anak asuhnya itu kalau ia pasti bisa mencetak gol di babak kedua. Ternyata wejangan Ancelotti pun ampuh.
"Aku berbicara kepadanya (Drogba) usai babak pertama. Itu keputusanku, jika ada penalti, berikanlah kepada Lampard," aku Ancelotti di Sky Sports.
"Aku bilang padanya untuk tetap tenang dan diam karena ia punya kesempatan untuk mencetak gol di babak kedua. Aku bilang: 'Tenang. Kamu akan mencetak gol di babak kedua'," pungkas manajer berkebangsaan Italia itu. (mrp/roz)











































