Mourinho Luput dari Sanksi FA
Kamis, 03 Mar 2005 00:32 WIB
Jakarta - FA tidak memandang isyarat 'tutup mulut' Jose Mourinho sebagai sesuatu yang perlu diberi sanksi. Tapi manajer Chelsea itu diperingatkan agar tidak melakukannya lagi.Mourinho menyulut kontroversi dengan menempelkan jari telunjuknya di hadapan penonton dalam laga babak final Piala Liga Inggris antara timnya melawan Liverpool di Stadion Millenium hari Minggu lalu. Tingkah itu ia lakukan beberapa saat setelah kapten The Reds Steven Gerrard membuat gol bunuh diri di menit 80, sehingga kedudukan menjadi 1-1, dan kemudian Chelsea menang 3-2 lewat perpanjangan waktu.Tak lama berselang Mourinho dikeluarkan dari pinggir lapangan oleh wasit keempat Phil Crossley dan terpaksa menyaksikan sisa pertandingan dari ruang ganti pemain.Saat kejadian, banyak penonton Liverpool terlihat gusar dengan bahasa tubuh Mourinho. Namun pelatih asal Portugal itu menyangkal mengejek penonton karena isyarat tutup mulut itu ia tujukan buat pers, yang sebenarnya tidak berada di sektor tersebut.Dilaporkan Soccernet, Rabu (2/3/2005), FA tidak akan mengambil aksi lebih jauh dari insiden ini, tapi Mourinho tetap diperingatkan agar lebih bertanggung jawab dengan gerak-geriknya.Sementara itu menurut keterangan Phil Crossley, dirinya mengusir Mourinho karena yang bersangkutan telah jauh meninggalkan wilayah ofisial."Tugasku adalah memastikan Mr Mourinho tetap di areal teknisnya, tapi ia melanggarnya 10 sampai 15 meter. Itu sikap yang tidak bisa diterima," paparnya.Crossley menambahkan, pada saat menasehati Mourinho agar tidak keluar jauh meninggalkan "wilayah kekuasaannya", saat itu ia merasa bos The Blues itu juga mengejek fans, karena penonton terlihat marah.Soal tudingan Mourinho bahwa dirinya dipengaruhi seorang polisi, Crossley mengatakan, sebelum dilapori demikian ia sudah lebih dulu mengambil keputusan akan menggelandang keluar Mourinho."Tadinya dia berpikir hanya saya minta kembali ke bangkunya dan duduk. Tapi saya bilang 'Maaf anda harus meninggalkan areal ini'. Setelah itu saya tak ada masalah dengannya. Dia menerima keputusan saya dengan rasa hormat dan tanpa sikap benci."Ini bukan kali pertama Mourinho meluapkan emosinya dengan berlebihan. Musim lalu ia juga jauh meninggalkan areal kursi cadangan di Old Trafford ketika Costinha mencetak gol di menit akhir untuk membawa FC Porto menyingkirkan Manchester United di Liga Champions. (a2s/)











































