Tujuh Bulan Setelah Pesta Juara, Mourinho Harus Angkat Kaki dari Chelsea

Meylan Fredy Ismawan - Sepakbola
Kamis, 17 Des 2015 22:55 WIB
Getty Images/Mike Hewitt
London - Dalam waktu tujuh bulan, nasib Jose Mourinho berubah drastis. Jika tujuh bulan lalu dia merayakan gelar juara bersama Chelsea, sekarang dia terdepak dari kursi manajer.

Periode kedua Mourinho di Chelsea membuahkan kesuksesan besar pada musim lalu. The Special One mengantarkan klubnya itu memenangi Piala Liga Inggris pada bulan Maret, lalu mengangkat trofi Premier League pada bulan Mei.

Chelsea menggelar pesta juara di Stamford Bridge setelah mereka mengalahkan Sunderland 3-1 pada laga terakhir musim lalu, 24 Mei lalu. Pada momen itu, Chelsea secara resmi menerima trofi Premier League.

Berselang sehari, pesta Chelsea berlanjut. Mourinho dan para pemainnya naik bus beratap terbuka untuk mengikuti parade juara keliling kota sambil mengarak dua trofi yang mereka rebut musim lalu. Puluhan ribu suporter Chelsea tumpah ruah di jalanan London untuk mengikuti pesta ini.

Sekarang semua itu tinggal kenangan. Chelsea tak kunjung keluar dari periode negatif pada musim ini, yang akhirnya mengubah nasib Mourinho.

Chelsea baru saja mengumumkan bahwa mereka telah sepakat berpisah dengan Mourinho. Tapi, mereka belum menunjuk siapa yang akan menggantikan pria asal Portugal itu.

Dengan skuat yang relatif sama, bahkan bisa dibilang bertambah kuat karena masuknya beberapa pemain baru, Chelsea justru terseok-seok. The Blues sudah kalah sembilan kali dalam 16 laga awal Premier League.

Chelsea kini terpuruk di papan bawah dengan perolehan 15 poin. Mereka cuma berjarak satu poin dari zona degradasi.
 

(mfi/rin)