Villa hingga saat ini masih tercatat sebagai salah satu dari tujuh klub (selain Arsenal, Liverpool, Manchester United, Everton, Tottenham Hotspur, dan Chelsea) yang tak pernah terdegradasi sejak Premier League mulai digulirkan pada 1992.
Namun, Villa terancam kehilangan predikat tersebut dalam waktu dekat. Pasalnya, hingga pekan ke-19, klub yang bermarkas di Villa Park itu masih mendekam di dasar klasemen dengan perolehan delapan poin.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pada pertandingan terakhirnya, Villa kalah 0-2 di kandang Norwich City, Senin (28/12/2015). Hasil tersebut membuat mereka kini berjarak 11 poin dari zona aman.
Villa sebenarnya telah berusaha memperbaiki keadaan dengan mendepak Tim Sherwood dari kursi manajer pada bulan November lalu dan menggantinya dengan eks pelatih Olympique Lyon, Remi Garde. Tapi, nyatanya Garde juga belum bisa menghadirkan hasil-hasil positif.
Dengan kompetisi yang masih menyisakan banyak pertandingan, Villa tentu masih sangat mungkin selamat dari degradasi. Tapi, mereka harus segera bangkit.
"Tentu saja saya sangat khawatir soal situasi sekarang. Namun, saya masih yakin kami masih mampu memenangi pertandingan. Saya yakin kami akan menang," ujar Garde seperti dikutip Reuters.
"Sayangnya musim ini sangat berat untuk Villa. Namun, saya sedang bekerja dengan para pemain saya dalam momen buruk ini," tambahnya.
Villa merupakan salah satu pendiri kompetisi Liga Inggris pada 1888. Mereka tercatat tujuh kali memenangi divisi teratas Liga Inggris dan mengoleksi tujuh trofi Piala FA serta lima gelar Piala Liga Inggris. Mereka mencapai puncak prestasi ketika menjuarai Piala Champions pada 1982 dengan mengalahkan Bayern Munich 1-0 di final lewat gol tunggal Peter Withe.
"Kadang-kadang dalam sepakbola Anda harus berhadapan dengan situasi seperti ini. Kami akan bersatu. Kami bermain untuk klub besar. Saya melatih sebuah klub besar, saya tahu itu," kata Garde.
(mfi/mrp)











































