Gill: Ferguson Bisa Saja Dipecat
Rabu, 23 Mar 2005 15:50 WIB
Jakarta - Manajer Manchester United Sir Alex Ferguson bisa saja dipecat. Hal itu dikatakan Kepala Eksekutif MU David Gill setelah klub mengumumkan penurunan keuntungan hingga 54% dalam setengah tahun terakhir. Ferguson telah membawa klub berjuluk "Setan Merah" ini meraih delapan gelar Premiership, lima Piala FA dan Piala Liga Champions sejak melatih di Old Trafford tahun 1986. Namun kini prestasi MU mulai mengkhawatirkan. Saat ini MU tertinggal 11 poin dari Chelsea di sisa delapan pertandingan lagi. Jika MU gagal mengejar Chelsea maka ini adalah untuk pertama kalinya Ferguson gagal meraih gelar Premier League dalam dua musim berturut-turut sejak 1992. Bukan hanya itu, MU juga sudah tersingkir dari Liga Champions di saat Ferguson akan memasuki satu tahun lagi kontraknya di musim panas nanti. Namun rupanya ada kemungkinan jika sisa kontrak Ferguson ini akan diputuskan secara sepihak. Gill mengungkapkan bahwa Ferguson tidak bebas menentukan akhir karirnya. "Dia bisa saja dipecat. Kami hidup di dalam olahraga yang penuh tekanan. Tekanan bisa jadi ada di musim depan dan kami tidak ingin ada tekanan nanti," ungkapnya. "Namun memutuskan manajer bukan sesuatu yang perlu masuk diskusi di level rapat dewan. Ini akan merusak klub dengan adanya reaksi karena tidak memenangkan liga dua kali berturut-turut," kata Gill seperti dilansir AFP, Selasa (22/3/2005). "Rekor manajer adalah kedua bagi siapapun tidak penting, kami masih mempunyai kesempatan memenangkn satu gelar besar di musim yaitu Piala FA dan kami sangat positif memandang masa depan," kata kepala eksekutif MU ini. Selama enam bulan, MU hanya menangguk keuntungan sebesar 12,4 juta pounds atau sekitar 221 miliar rupiah (pra-pajak). Ferguson juga sempat mengeluarkan 27 juta pounds musim panas lalu saat membeli Alan Smith, Gabriel Heinze, dan Wayne Rooney. Meski demikian, dalam pernyataan terakhirnya Gill membantah telah menyatakan bahwa posisi Ferguson di MU berada dalam ujung tanduk. "Saya mencoba mengatakan yang jelas namun komentar ini dijelaksan dengan cara yang salah," kilahnya. (key/)











































