Pada laga yang dihelat di Anfield, Minggu (10/12/2017) malam WIB, Liverpool tampil dominan sedari menit pertama dan tak memberikan Everton kesempatan mengembangkan permainan. Meski demikian, lini belakang Everton yang disiplin membuat Liverpool kesulitan membuat peluang bersih.
Barulah pada menit ke-42, Liverpool membuka keunggulan lewat Mohamed Salah. Gol ini tampaknya bakal membuka jalan Liverpool meraih kemenangan. Apalagi di babak kedua, Liverpool masih dominan dan Everton tak bisa mengimbangi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: Phil Noble/Reuters |
Penalti ini lantas diprotes keras oleh Klopp kepada wasit Craig Pawson di akhir laga. Pada sesi jumpa pers, Klopp menggugat keputusan wasit yang tak mengkartumerah Gylfi Sigurdsson karena menekel kaki Jordan Henderson di menit ke-33.
Baca juga: Liverpool Ditahan Everton 1-1 |
"Performa kami bagus. Kami memang tidak bisa mencetak gol saja. Saya lihat hanya laga berjalan searah. Saya bingung dengan banyaknya pelanggaran tadi. Kami melakukan tekel bersih dan bukan pelanggaran. Ada satu yang sangat brutal - Sigurdsson. Pantas dikartumerah," ujar Klopp di BBC.
"Anda bisa lihat lagi penalti itu. Calvert-Lewin itu pintar tapi itu tiada guna. Tapi itu akhirnya jadi penalti dan satu tim bisa merayakannya, sementara kami tidak," sambungnya.
"Saya tidak paham kenapa wasit memberi penalti. Saya tidak ingin mengumpat. Hanya ada satu tim yang selama 95 menit ingin menang. Tim lainnya bahkan tidak menyentuh kotak penalti kami dan tidak punya shot on target selain penalti."
Hanya satu poin yang didapat membuat Liverpool gagal menggeser Chelsea yang cuma unggul dua poin di posisi ketiga.
(mrp/rin)












































Foto: Phil Noble/Reuters