DetikSepakbola
Jumat 23 Februari 2018, 16:02 WIB

Jelang Final Piala Liga Inggris

Kyle Walker Tak Mau Patah Hati Lagi di Wembley

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
Kyle Walker Tak Mau Patah Hati Lagi di Wembley Kyle Walker (Foto: Laurence Griffiths/Getty Images)
Manchester - Stadion Wembley kerap menghadirkan mimpi buruk untuk Kyle Walker. Walker tak mau cerita-cerita sedih itu terulang saat Manchester City berlaga di final Piala Liga Inggris.

Bersama City, Walker akan tampil di final Piala Liga Inggris yang akan dimainkan di Stadion Wembley, Minggu (25/2/2018) malam WIB. Arsenal akan jadi lawan City di laga tersebut.

Ini akan jadi kesempatan pertama bagi Walker untuk memenangi trofi perdananya. Pertandingan ini sekaligus juga bisa jadi ajang penebusan bagi Walker yang beberapa kali patah hati di Wembley.

Walker tercatat empat kali kalah dalam empat laga penting yang pernah ia mainkan di Wembley. Tiga di antaranya bersama Tottenham Hotspur, sementara satu lagi adalah saat tumbang di play-off Championship bersama Sheffield United pada Mei 2009.

Salah satu kekalahan bersama Spurs terjadi di final Piala Liga Inggris 2014/2015. Kala itu, Walker bersama The Lilywhites harus mengubur impian untuk menjadi juara usai dikandaskan Chelsea dengan skor 0-2.

Kyle Walker Tak Mau Patah Hati Lagi di WembleyKyle Walker bersama Tottenham Hotspur saat kalah di final Piala Liga Inggris 2015 (Foto: Clive Mason/Getty Images)
Dua kekalahan lain diderita Walker di semifinal Piala FA masing-masing musim 2011/2012 dan 2016/2017. Keduanya sama-sama diderita dari Chelsea.

Akhir pekan ini, Walker berharap peruntungannya akan berubah bersama City.

"Saya ingin memenangi sesuatu. Saya benci kalah dan tidak memenangi apapun bersama Tottenham selama bertahun-tahun itu mengecewakan," Walker mengatakan seperti dikutip Mirror.

"Kami hampir menjuarai Premier League dalam dua musim, tapi kami gagal dan saya tidak ingin itu terjadi di City," bek internasional Inggris itu melanjutkan.

"Kalah dari Chelsea bersama Spurs di final Piala Liga Inggris 2015 rasanya buruk. Itu derby London, meningggalkan rasa pahit. Saya pikir saat itu tahunnya kami, tapi tidak terjadi."

"Akan emosional jika kami menang di hari Minggu. Saya mungkin akan menyendiri lebih dulu sebelum menemui keluarga saya dan mengatakan kepada mereka bahwa akhirnya saya berhasil."

"Setelah 27 tahun bekerja keras mencoba mengangkat ini, seomga saya bisa melakukannya," dia menegaskan.


(nds/mrp)

Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detik.com
Media Partner: promosi[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed