sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 21 Mar 2019 14:49 WIB

Puasa Gelar Liverpool Selalu Jadi Tantangan Tersendiri untuk Para Pemain

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
Liverpool dalam misi mengakhiri puasa gelar. (Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters) Liverpool dalam misi mengakhiri puasa gelar. (Foto: Paul Childs/Action Images via Reuters)
Jakarta - Liverpool menuju 29 tahun puasa gelar Premier League. Mematahkannya selalu jadi tantangan yang menggoda untuk para pemain.

Sejak terakhir kali juara pada 1989/1990 silam, Liverpool belum lagi berhasil memenangi titel. Bahkan hingga saat ini, 'Si Merah' cuma empat kali finis runner-up.




Mengakhiri puasa gelar yang menuju tahun ke-29 --jika tak berhasil juara musim ini-- adalah sebuah tantangan besar. Musim ini Liverpool tengah bersaing ketat dengan Manchester City dan sementara memimpin klasemen dengan keunggulan dua poin.

"Tentu saja kami merasakan gairah mengakhiri rangkaian itu. Itulah yang kami para pemain ingin lakukan, buat kami sebagai sebuah tim, buat fans juga, dan buat keseluruhan orang di klub," ujar kapten Liverpool Jordan Henderson.




"Tapi ketika Anda bermain untuk Liverpool, selalu ada tekanan, tekanan untuk menunjukkan yang terbaik, ekspektasi. Tentu saja, itulah alasan kenapa Anda ingin ke sana."

"Kami sudah menempatkan diri di posisi bagus untuk bertarung demi gelar. Dan sekarang tergantung kami sendiri untuk terus melaju," tandasnya seperti dilansir Telegraph.




Meski puasa gelar liga sejak 1990, Liverpool masih bisa meraih sejumlah trofi di kompetisi lain pada perjalanan hingga saat ini. Mereka memenangi tiga gelar Piala FA, empat kali juara Piala Liga Inggris, masing-masing satu titel Liga Champions dan Piala UEFA (kini Liga Europa), juga dua Piala Super Eropa. (raw/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com