Kalau Newcastle Sudah Kaya, Jangan Harap Bisa Langsung Juara

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 28 Apr 2020 15:40 WIB
Logo Newcastle United
Newscastle United di tengah proses ambil alih oleh Pangeran Arab Saudi Mohammed bin Salman. (Foto: Getty Images/Mark Runnacles)
Jakarta -

Newcastle United dijagokan mantan penyerangnya, Demba Ba, untuk memanaskan empat besar usai dibeli Arab Saudi. Soal juara, akan butuh waktu.

Newcastle sedang dalam proses akuisisi oleh konsorsium PCP Capital Partners', dengan uang dari Dana Investasi Publik (PIF) Arab Saudi pimpinan Pangeran Mohammed bin Salman. Nilai akuisisi diperkirakan mencapai 300 juta paun.

Saat akuisisi tuntas nanti, Newcastle bakal berada dalam naungan PIF yang saat ini sudah mengelola aset senilai 320 miliar dolar Amerika Serikat. Angka itu setara dengan Rp 4.950 triliun.

Tak ayal Newcastle digadang-gadang menjadi kekuatan baru di Premier League. Demba Ba percaya bersaing untuk empat besar akan jadi kebiasaan baru The Magpies.

Namun di lain sisi Ba juga mengingatkan bahwa gelar juara tidak semudah dan seinstan itu. Manchester City misalnya, butuh setidaknya empat tahun untuk merengkuh titel Premier League pertamanya dan masih berjuang untuk mendekati gelar Liga Champions.

Tantangan Newcastle akan lebih berat ketimbang Man City kala itu karena sudah ada aturan Financial Fair Play.

"Mereka akan menantang dalam perburuan gelar. Tidak juga berarti mereka akan juara, karena kita sudah melihat misalnya tim City, yang sudah untuk satu dekade menantang untuk Liga Champions," ujar Demba Ba kepada Sky Sports.

"Ini bukan kompetisi yang mudah dan uang saja tidak menjamin. Kalau uang bisa memberikan jaminan, maka pastinya City bakal sudah mendapatkan beberapa titel (Eropa) dan beberapa klub lain juga bakal punya, Paris (Saint-Germain) misalnya juga akan dapat satu," imbuhnya.



Simak Video "Menlu Arab Saudi Datang Kantor Menlu AS, Bahas Apa?"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/krs)