sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 07 Jun 2020 07:30 WIB

Pandemi Virus Corona Bikin Liverpool Berhemat

Mohammad Resha Pratama - detikSport
LIVERPOOL, ENGLAND - NOVEMBER 30:  A general view outside the stadium prior to the Premier League match between Liverpool FC and Brighton & Hove Albion at Anfield on November 30, 2019 in Liverpool, United Kingdom. (Photo by Marc Atkins/Getty Images) Pandemi virus corona membuat Liverpool tidak bisa belanja musim panas nanti? (Marc Atkins/Getty Images)
Leipzig -

Liverpool punya alasan utama mengapa tidak jadi mengambil Timo Werner. The Reds memang tidak punya uang berlebih di tengah pandemi virus corona.

Penyerang RB Leipzig itu sepertinya sudah dekat dengan Liverpool dan bakal berseragam merah-merah musim depan. Tapi, hal itu cuma sebatas rumor karena Chelsea justru menelikung di saat-saat akhir.

The Blues siap menebus klausul Werner senilai 56 juta paun dan bakal memberinya kontrak lima tahun. Tentu saja fans Liverpool banyak yang kesal karena klub lagi-lagi lamban mendapatkan pemain buruannya.

Dengan status sebagai juara Eropa dan kemungkinan besar juara Inggris, Liverpool tentu lebih menarik untuk Werner. Meski demikian, kondisi keuangan klub yang terdampak pandemi virus corona jadi alasannya.



Hilangnya pemasukan klub dari penjualan tiket dianggap sangat mengganggu roda perekonomian, sehingga Liverpool bisa saja tidak belanja karena dananya pas-pasan. Apalagi belum bisa dipastikan apakah fans diizinkan menonton di stadion lagi musim depan atau tidak.

"Ada banyak rumor soal Manchester United akan membeli siapa, Chelsea sedang mengincar siapa," ujar manajer Liverpool, Juergen Klopp, seperti dikutip Sky Sports.

"Sepertinya untuk saat ini Liverpool tidak akan belanja. Saya rasa sih demikian ya. Jika Anda ingin berpikir serius soal itu, Anda tentu tidak tahu berapa pemasukan yang didapat dan kapan bisnis ini akan berjalan normal lagi... terlebih kita sendiri belum tahu kapan fans bisa menonton langsung lagi di stadion," sambungnya.

"Untuk saat ini, semua klub merugi. Tanpa penonton, kami harus mengembalikan uang tiket musiman dan mungkin tidak akan menjual selembar pun tiket musim depan. Mungkin setidaknya untuk 10-15 pertandingan awal. Tidak ada penjualan paket VIP dan juga tiket. Ini akan berdampak kepada rekanan bisnis yang lain dan segalanya akan terlihat berbeda."

"Kami harus bisa menjelaskan ketika kami berencana memotong gaji pemain, sementara di sisi lain kami membeli pemain seharga 50-60 juta paun," tutup Klopp.

Itu artinya Liverpool bisa saja tidak belanja besar untuk dua tahun beruntun, setelah musim ini cuma mengeluarkan uang 8,5 juta paun untuk Takumi Minamino dan Sepp van den Berg.



Simak Video "Liverpool Sudah Juara, Saatnya Klopp ke Timnas Jerman"
[Gambas:Video 20detik]
(mrp/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com