sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Sabtu, 12 Sep 2020 16:05 WIB

Tanda Tanya Terbesar Manchester City: Pertahanan

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
SOUTHAMPTON, ENGLAND - JULY 05: Aymeric Laporte of Manchester City shakes hands with Pep Guardiola, Manager of Manchester City following the Premier League match between Southampton FC and Manchester City at St Marys Stadium on July 05, 2020 in Southampton, England. Football Stadiums around Europe remain empty due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Frank Augstein/Pool via Getty Images) Aymeric Laporte (kiri) musim lalu diganggu cedera, membuat Manchester City sempat krisis bek.(Foto: Getty Images)
Jakarta -

Pertahanan masih menjadi tanda tanya terbesar untuk Manchester City menyambut musim 2020/2021. Bek tengah baru sudah didatangkan, tapi apakah jadi solusi tepat?

Satu hal yang diyakini membuat Manchester City kalah dari Liverpool dalam persaingan gelar Liga Inggris musim lalu adalah pertahanan. Sepanjang tahun lalu, praktis tim besutan Pep Guardiola itu cuma punya tiga bek tengah yang bisa diandalkan.

Mereka adalah Aymeric Laporte, John Stones, dan Nicolas Otamendi. Sialnya, stok tipis itu masih pula diganggu cedera. Laporte sempat absen dari September hingga Januari gegara cedera lutut. Sementara Stones menepi karena masalah otot dari September-Oktober, lalu mengalami masalah lain pada Februari-Maret.

Fernandinho pun jadi solusi darurat di sektor tersebut. Maka jangan heran kalau pada akhirnya Man City jadi lebih rentan dan kesulitan menjaga penguasaan bola.

Man City kemasukan hingga 35 gol musim lalu, lebih banyak dari jumlah pada dua musim sebelumnya di mana mereka jadi juara. Man City kemasukan 27 gol pada 2017/2018 dan cuma 23 gol pada 2018/2019.

Sebagai perbandingan, Liverpool musim lalu kebobolan 33 gol. Tapi 12 gol di antaranya terjadi pada tujuh laga terakhir setelah Virgil van Dijk dkk sudah memastikan diri jadi juara pada 25 Juni.

Nah, Man City menyadari kebutuhan untuk memperkuat pertahanan dan merekrut Nathan Ake dari Bournemouth pada musim panas ini. Ake dibeli seharga 40 juta paun dan diharapkan menjadi tambalan yang kuat untuk lubang pertahanan musim lalu.

Tapi bagaimanapun juga, butuh waktu untuk mengetahui apakah keputusan Man City tepat. Penyerang legendaris Inggris Alan Shearer, yang menjagokan Man City jadi juara, masih merasakan keraguan di sektor tersebut.

Ia menduga itu juga yang dirasakan oleh para penggemar Man City karena ada sentimen bahwa perekrutan bek tengah lain masih dibutuhkan. Sampai saat ini, mereka masih dikaitkan dengan Kalidou Koulibaly (Napoli).

"Pertanyaan besarnya terhadap tim Guardiola masihlah soal pertahanan mereka, dan kita bakal harus menunggu apakah mereka menggarapnya dengan benar. Mereka jelas harus meningkat di sana, tapi saya memperkirakan mereka untuk membelanjakan lebih banyak uang untuk mewujudkannya," ujar Shearer kepada BBC.

"Aymeric Laporte, yang melewatkan sebagian besar musim lalu, sekarang fit lagi dan Nathan Ake adalah perekrutan yang bagus. Tapi saya bisa memahami kenapa mereka masih dikaitkan dengan lebih banyak perekrutan di bagian itu," imbuhnya.



Simak Video "Man City Sukses Atasi Perlawanan Wolves 3-1"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/nds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com