sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 18 Sep 2020 06:45 WIB

Bayangkan Tottenham Punya Trio Bale, Son, Kane

Rifqi Ardita Widianto - detikSport
KIEV, UKRAINE - MAY 26:   Gareth Bale of Real Madrid celebrates scoring his sides second goal during the UEFA Champions League Final between Real Madrid and Liverpool at NSC Olimpiyskiy Stadium on May 26, 2018 in Kiev, Ukraine. (Photo by Michael Regan/Getty Images) Gareth Bale dikabarkan menuju ke Tottenham Hotspur. (Foto: Getty Images)
Jakarta -

Rumor kembalinya Gareth Bale ke Tottenham Hotspur menguat. Jika terwujud, Tottenham dinilai punya peluang bagus lagi untuk bersaing di empat besar.

Bale kabarnya terus merapat ke klub lamanya, Tottenham Hotspur. The Lilywhites sudah melakukan negosiasi dengan Real Madrid dan berupaya merekrutnya dengan status pinjaman.

Laporan teranyar bahkan menyebutkan kalau pemain 31 tahun itu sudah berpamitan ke rekan-rekan setimnya di Madrid. Kali ini, kans kepergian Bale bisa dikatakan lebih besar ketimbang sebelum-sebelumnya.

Ia sempat nyaris akan pindah ke Liga Super China, tapi batal di menit-menit akhir. Sementara upaya klub-klub lain untuk merekrutnya hampir selalu terganjal gaji tinggi. Ia dibayar sekitar 15 juta euro per musimnya.

Padahal di Madrid, Bale sudah tak lagi masuk rencana tim. Sepanjang musim 2019/2020 lalu saja ia cuma tampil 20 kali dengan torehan tiga gol.

Nah, Tottenham bisa menjadi tempat dan kesempatan untuk Bale menghidupkan lagi kariernya yang sempat meredup. Buat Tottenham sendiri, hadirnya pemain asal Wales itu berpeluang mendongkrak kans bersaing di empat besar.

Ia akan menambah daya gedor Tottenham yang sebelumnya mengandalkan duet Son Heung-min dan Harry Kane. Keduanya musim lalu menyumbangkan 29 gol di Liga Inggris, yang mana lebih dari separuh jumlah gol tim (47).

"Anda harus mengakui, kalau dia bisa memodifikasi permainannya dan mereka bermain di area depan itu dengan tiga pemain: dia, Heung-min Son, dan Harry Kane, yang mana terdengar fantastis, maka itu akan jadi perekrutan yang luar biasa," kata eks penyerang Arsenal yang kini jadi analis, Ian Wright, dilansir Metro.

"Anda bicara soal seseorang yang dengan mudah bernilai 15 atau 20 gol, dan berapa banyak poin coba? 20 poin lebih? Apa pengaruhnya untuk Spurs? Pastinya akan berada di empat besar dan menantang di atas sana."

"Dan kalau Anda bicara soal pertahanan, dengan Reguilon dan Matt Doherty, dengan dorongan yang mereka punya, itulah yang sebelumnya tak dipunyai Harry Kane," imbuh bekas pemain tim nasional Inggris tersebut.

Tapi Gareth Bale bukannya tanpa tanda tanya. Ada kekhawatiran minimnya waktu bermain membuat insting dan nalurinya di lapangan menurun. Apakah ia mampu kembali, atau minimal mendekati, level permainan terbaiknya dahulu?

"Harus ada tanda tanya. Yang tak bisa dihindari orang-orang adalah: Anda tidak mendapatkan Bale yang dahulu pergi, tentu saja. Anda mendapatkan Bale yang lebih tua, lebih berpengalaman, tapi kita masih bicara soal seorang Bale yang kelas dunia," sambung Wright.

"Kalau dia kembali dan mencapai titik dekat dengan level dia dulu, meskipun Anda tak mengharapkan dia mencapai titik itu, tapi di usia 31 tahun, kalau dia bisa melakukan apapun, maka situasinya akan menarik buat Tottenham," ungkapnya.

Tottenham musim lalu harus puas finis di posisi enam degan 59 poin. Mereka berjarak tujuh poin dari Chelsea di urutan empat, yang merupakan batas zona Liga Champions.



Simak Video "Tottenham Berniat Pulangkan Gareth Bale"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com