sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Minggu, 27 Sep 2020 13:40 WIB

Kai Havertz Handball Sebelum Gol Tammy Abraham? Ini Faktanya

Kris Fathoni W - detikSport
WEST BROMWICH, ENGLAND - SEPTEMBER 26: Tammy Abraham of Chelsea scores his teams third goal during the Premier League match between West Bromwich Albion and Chelsea at The Hawthorns on September 26, 2020 in West Bromwich, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Nick Potts - Pool/Getty Images) Gol Tammy Abraham, yang lahir setelah dugaan handball dari Kai Havertz. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Tammy Abraham menyelamatkan satu poin buat Chelsea saat berimbang dengan West Bromwich Albion. Tapi sebelum itu lengan Kai Havertz diduga menyentuh bola. Handball?

Chelsea menyudahi babak pertama lawan West Brom dengan ketinggalan 0-3. Tapi di babak kedua gol-gol dari Mason Mount, Callum Hudson-Odoi, dan Abraham membuat skor akhir jadi 3-3, dengan cuplikan pertandingan itu dapat dilihat di sini.

Gol Tammy Abraham, yang lahir di injury time menjelang akhir laga, membuat the Blues berhasil bangkit dari ketinggalan tiga gol tanpa balas dan mengamankan satu poin.

Namun, media sosial (medsos) kemudian riuh karena adanya penampakan bola mengenai lengan Kai Havertz menjelang gol dari Abraham. Gol penyama skor Chelsea pun diperdebatkan.







Lantas apa benar Kai Havertz benar handball sebelum gol Tammy Abraham? Kalau iya, kenapa VAR tidak bereaksi? Begini penjelasannya, seperti dirangkum dari sejumlah sumber.

Disebutkan, keputusan VAR untuk tidak mengintervensi kejadian itu sudah tepat. Ini merujuk pada perubahan regulasi handball dari International Football Association Board (IFAB).

Dalam pernyataan IFAB terkait, sebuah handball 'tak disengaja' dari seorang pemain yang sedang menyerang cuma akan dihukum jika itu terjadi tepat sebelum terjadinya sebuah gol atau adanya peluang matang.

"Jika seorang pemain menyerang tak sengaja menyentuh bola dengan tangan atau lengan, dan bolanya kemudian sampai ke pemain menyerang lain dan tim yang sedang menyerang itu langsung bikin gol, ini adalah pelanggaran handball," demikian pernyataan IFAB yang dilansir Football.London.

"Itu tidak dikategorikan sebuah pelanggaran jika, setelah handball tidak disengaja, bolanya meluncur dalam jarak tertentu (lewat operan atau dribble) dan/atau ada sejumlah operan sebelum terjadinya gol atau peluang gol."

Nah, dalam situasi golnya Chelsea, setelah kena Kai Havertz si kulit bundar lebih dulu menuju Mason Mount yang tembakannya ke gawang digagalkan kiper lawan, sebelum Tammy Abraham menyambut bola rebound.

Merujuk pada aturan terkini dan skenario kejadian di atas lapangan, VAR dinyatakan sudah tepat untuk tidak mengintervensi dugaan handball dari Kai Havertz. Tapi situasi akan beda halnya andaikata bola yang disepak Mount langsung masuk ke gawang West Brom.

(krs/raw)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com