Edinson Cavani sempat berpikir untuk gantung sepatu sebelum gabung Manchester United. Pemain Uruguay itu sempat terinfeksi virus Corona.
Cavani bergabung dengan MU menjelang penutupan bursa transfer. Pemain 33 tahun itu mendarat ke Old Trafford dengan status free transfer.
Setelah dilepas Paris Saint-Germain, Cavani dikaitkan dengan beberapa klub. Tapi, eks pemain Napoli itu masih belum memberi tanggapan.
Ternyata, Cavani sedang menjalani masa karantina. Dia terinfeksi virus Corona, sampai berpikir pensiun karena ingin mengutamakan kesehatan keluarga.
"Ini merupakan suatu hal yang kami rahasiakan dan saya akan mengungkap itu pada satu titik. Tak ada gunanya mengungkap saat itu andai anda mematuhi protokol yang harus diikuti," kata Cavani di As.
"Kami menghabiskan berhari-hari di karantina, bahkan lebih lama dari yang dibutuhkan. Tak perlu bilang pada siapapun."
"Kejadiannya saat datang di Paris dari Spanyol. Pada awalnya kami negatif, tapi saat kekasih saya mulai menunjukkan gejala, kami melakukan tes lagi dan kami positif."
Baca juga: MU Mau Langsung Mainkan Edinson Cavani |
"Kesehatan keluarga saya yang utama. Tentunya saya berpikir mengenai pensiun dari sepakbola. Memang benar saya mempertimbangkan opsi itu dan kemungkinan untuk berhenti bermain dan hidup di pedesaan," kata dia menambahkan.
Selama di PSG, Cavani tampil tajam. Dalam 301 pertandingan yang dijalani, dia mampu membukukan sebanyak 200 gol di semua ajang.
Lini depan MU belum menunjukkan performa sip dalam tiga pertandingan Liga Inggris. Baru ada 1 penyerang yang membukukan gol di Premier League, Marcus Rashford menyarangkan bola ke gawang Brighton & Hove Albion. Dalam tiga laga, MU baru mencetak 5 gol.
Baca juga: Edinson Cavani sebagai Kakak Pembina di MU |
Simak Video "Ngamuk! Liverpool Bantai MU 7 Gol Tanpa Balas"
[Gambas:Video 20detik]
(cas/cas)