sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 23 Okt 2020 05:40 WIB

Arsenal dan Mesut Oezil Sama-sama Bertindak Bodoh

Yanu Arifin - detikSport
LONDON, ENGLAND - FEBRUARY 16: Mesut Özil of Arsenal in action during the Premier League match between Arsenal FC and Newcastle United at Emirates Stadium on February 16, 2020 in London, United Kingdom. (Photo by Richard Heathcote/Getty Images) Mesut Oezil dicoret Arsenal dari skuadnya musim ini. (Foto: Getty Images/Richard Heathcote)
London -

Arsenal mencoret Mesut Oezil dari semua kompetisi yang diikutinya. Kedua belah pihak dinilai sama-sama bertindak bodoh.

Nasib Oezil akhirnya terjawab di Arsenal. Setelah tidak bermain sejak Maret, gelandang asal Jerman itu tersisih dari skuad Arsenal.

Setelah tidak disertakan ke Liga Europa, Oezil juga tidak dimasukkan ke dalam skuad yang berlaga di Liga Inggris. Alhasil, eks Schalke, Werder Bremen, dan Real Madrid itu akan menganggur sampai Januari, ketika klub bisa mendaftarkan lagi pemainnya ke kompetisi yang diikutinya.

Situasi Oezil sedianya sudah sulit sejak musim lalu. Sejak Arsenal dilatih Unai Emery, hingga kini manajer Mikel Arteta, pemain 32 tahun itu selalu menjadi sorotan karena minim kesempatan bermain.

Pada akhirnya, Oezil, yang dibayar 350 ribu paun atau Rp 6,7 miliar per pekan, tidak akan dimainkan Arsenal. Hal itu dinilai tidak menguntungkan kedua belah pihak.

"Saya tidak melihat ada pemenang dalam situasi ini. Oezil tidak memberi Arsenal pelajaran dengan cuma duduk di luar lapangan dan tidak bermain. Arsenal juga tidak memberi pelajaran kepada Oezil, dengan menghilangkan dia dari skuad Premier League," kata agen Kia Joorabchian, dilansir talkSport.

"Saya tidak melihat siapa pemenangnya dalam situasi ini, di mana Anda tidak menemukan kesepakatan satu sama lain. Itu hanya kebodohan murni.

"Saya pikir itu adalah peran penting dari agen tidak hanya untuk membawa transfer tinggi ke klub, tetapi juga di mana ada masalah untuk memperbaikinya. Saya pikir itulah yang dikatakan peran dan jabatannya," katanya.

Joorabchia, yang juga merupakan agen Philippe Coutinho, menilai Oezil masih harus bermain. Ia menegaskan, tugas agennya adalah mencarikan klub baru sebab Oezil, yang punya kontrak hingga tahun depan, masih pemain yang berkualitas, dengan punya catatan 44 gol dari 254 laga sejak berkostum Arsenal dalam delapan tahun.

"Ada situasi di Everton, di mana Theo Walcott tidak mendapatkan cukup waktu bermain dan dia pindah ke Southampton, karena mereka sangat proaktif. Peran agen dalam kasus Mesut adalah untuk memastikan dia bermain," katanya.

"Dia [Oezil] pemain besar, tapi dia tidak cocok dengan Arsenal hari ini. Dia punya banyak bakat, dia juara Piala Dunia, ini pemain yang seharusnya bermain di suatu tempat sekarang," katanya.

(yna/pur)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com