sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 02 Des 2020 22:45 WIB

Harapkan Dukungan Arsenal, Arteta Bandingkan dengan Guardiola

Novitasari Dewi Salusi - detikSport
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 12: Mikel Arteta, Manager f Arsenal  walks off after the Premier League match between Fulham and Arsenal at Craven Cottage on September 12, 2020 in London, England. (Photo by Clive Rose/Getty Images) Mikel Arteta tengah berada di bawah tekanan menyusul serangkaian hasil buruk yang didapat Arsenal (Foto: Getty Images/Clive Rose)
London -

Mikel Arteta tengah berada di bawah tekanan menyusul hasil buruk yang didapat Arsenal. Arteta kemudian membandingkan kondisinya dengan Pep Guardiola.

Arsenal sedang dalam laju negatif. The Gunners hanya menang satu kali dalam enam pertandingan terakhir di Premier League.

Terakhir, Arsenal tumbang saat menjamu Wolverhampton Wanderers pada akhir pekan kemarin. Bermain di Emirates Stadium, Arsenal dikalahkan tim tamu dengan skor 1-2.

Akibatnya, posisi Arsenal di klasemen Liga Inggris makin melorot. Pierre-Emerick Aubameyang dkk kini menempati peringkat ke-14 dengan 13 poin dari 10 laga. Itu jadi start terburuk Arsenal di liga sejak 1981/1982.

Tekanan kepada Arteta pun semakin besar. Seruan #ArtetaOut menggema di media sosial tak lama setelah Arsenal kalah dari Wolverhampton.

Dalam sebuah wawancara, Arteta menyiratkan kalau dia butuh dukungan dari petinggi Arsenal. Dia kemudian mengambil contoh Guardiola di awal era kepelatihannya di Manchester City.

Pada musim pertamanya di 2016/2017, Guardiola yang kala itu dibantu Arteta sebagai asisten manajer hanya mampu membawa City finis ketiga di Premier League. Namun, kini Guardiola tercatat sudah mempersembahkan enam trofi untuk The Citizens.

"Di Man City pada tahun pertama kami, yang rumit, saya melihat reaksi orang-orang di sekitar Pep, orang-orang di hierarki," ujar Arteta kepada DAZN seperti dilansir Metro.

"Mereka tidak punya keraguan, mereka tahu jalan yang diikuti. Tahun ini sesuatu telah terjadi tapi kami sedang menuju ke sana dan tahun berikutnya berbeda."

Arteta ditunjuk sebagai manajer Arsenal pada Desember 2019 menggantikan Unai Emery yang dipecat. Dia sempat membawa Arsenal juara Piala FA musim lalu sebelum tertatih musim ini.

"Bagi saya, yang paling penting ketika Anda membangun proyek baru adalah Anda harus sangat jelas soal apa yang ingin Anda lakukan dan orang-orang di sekitar Anda harus tahu apa yang Anda ingin lakukan, mempercayainya, dan mau mempertahankannya untuk periode waktu yang berkelanjutan dan masuk akal," lanjut Arteta.

"Mengubah ke apa yang kami inginkan ada risikonya dan cara kami bermain membutuhkan ketelitian, rencana main. Kadang berhasil, kadang tidak."

"Tujuan kami sudah sangat jelas dan di jalan ini akan ada masa di mana proyek ini akan menderita. Di sana kami harus lebih kuat, mempertahankan gagasan, dan terus mencoba mendatangkan pemain yang kami inginkan, mempertahankan pemain yang dimiliki, dan mengembangkan mereka. Bagi saya itulah rahasia utamanya," kata Arteta.

(nds/mrp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com