sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Kamis, 31 Des 2020 09:20 WIB

Ancelotti Heran Banyak Warga Inggris Tak Pakai Masker

Mohammad Resha Pratama - detikSport
SHEFFIELD, ENGLAND - DECEMBER 26: Carlo Ancelotti, Manager of Everton reacts prior to the Premier League match between Sheffield United and Everton at Bramall Lane on December 26, 2020 in Sheffield, England. The match will be played without fans, behind closed doors as a Covid-19 precaution. (Photo by Nick Potts - Pool/Getty Images) Carlo Ancelotti geram dengan warga Inggris yang tak patuhi protokol kesehatan (Getty Images/Pool)
Liverpool -

Liga Inggris dibayang-bayangi teror pandemi virus corona gelombang kedua. Manajer Everton Carlo Ancelotti menilai hal ini terjadi karena salah war

Pekan ini sudah ada dua pertandingan Premier League yang ditunda karena tim bersangkutan diserang virus corona. Setelah Everton vs Manchester City ditunda, lalu giliran Tottenham Hotspur vs Fulham semalam.

City jadi tim yang paling parah karena ada empat orang terdampak, dua di antaranya Gabriel Jesus. Sama seperti Newcastle United dulu saat dihantam badai COVID-19, City juga tidak boleh memakai fasilitas latihan, hingga diizinkan pekan ini.

Kondisi ini membuat Liga Inggris bisa saja dibatalkan kembali meski operator kompetisi yakin betul sudah menjalankan aturan kesehatan dari Pemerintah Inggris. Nah, problem utamanya adalah masih banyak masyarakat Inggris yang tak taat aturan.

Hal ini diutarakan manajer Everton Carlo Ancelotti yang menilai banyak orang yang sudah melupakan aturan penting di masa pandemi, sehingga membuat angka penularan masih tinggi.

"Ini adalah momen sulit dalam hidup kita. Jadi saya rasa kita harus menjaga ini, kita harus mematuhi protokol," ujar Ancelotti seperti dikutip FourFourTwo.

"Saya rasa tidak semua orang mengikuti protokol dengan baik. Tidak semua orang menggunakan masker, tidak semua orang jaga jarak. Dan saya rasa pertama-tama kami harus mengikuti aturan itu. Setelah itu bukan urusan saya, karena saya tidak berhak menentukan apakah kami akan main atau tidak," sambungnya.

Saya rasa protokol Premier League sudah sangat bagus. Kami merasa aman di dalam ruang bubble atau tidak. Tapi kami selalu waspada seperti halnya orang lain.

"Saya terkejut kemarin ketika sedang berjalan dan melihat banyak orang tidak memakai masker," tutup Carlo Ancelotti.

(mrp/adp)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com