sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Jumat, 22 Jan 2021 15:40 WIB

Pogba Berkilau Usai Egonya Terluka karena Bruno Fernandes

Okdwitya Karina Sari - detikSport
LONDON, ENGLAND - JANUARY 20: Paul Pogba of Manchester United celebrates with team mate Bruno Fernandes of Manchester United after scoring their sides second goal during the Premier League match between Fulham and Manchester United at Craven Cottage on January 20, 2021 in London, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Peter Cziborra - Pool/Getty Images) Penampilan Paul Pogba membaik karena andil Bruno Fernandes. (Foto: Getty Images/Pool)
Manchester -

Paul Pogba tampil mengesankan untuk Manchester United belakangan ini. Hal tersebut diyakini merupakan respons Pogba atas penampilan sensasional Bruno Fernandes.

Fernandes tidak bisa dipungkiri kini menjadi andalan utama MU. Setelah tampil sip di setengah musim pertamanya, bintang sepakbola Portugal itu melanjutkan dengan penampilan serupa pada musim ini di mana dia sudah menorehkan 15 gol dan sembilan assist dalam 27 pertandingan di semua kompetisi.

Penampilan Fernandes membuat dia menjadi angin segar bagi Setan Merah karena Pogba tak kunjung tampil memenuhi ekspektasi. Padahal, gelandang top Prancis itu dibeli mahal dari Juventus seharga 89 juta paun pada empat tahun lalu, nyaris dua kali lipat dari harga beli Fernandes.

Di sepanjang musim 2020/21, Paul Pogba telah membuat empat gol dan tiga assist. Sebanyak setengah golnya itu dibukukan Pogba dalam tiga pertandingan terakhir saat Manchester United mengalahkan Burnley 1-0 dan Fulham 2-1.

Eks bek MU Paul Parker meyakini peningkatan performa Pogba tidak lepas dari Bruno Fernandes. Ego Pogba terluka karena Fernandes, yang berstatus kurang mentereng dibandingkan dia, justru tampil ciamik.

"Di 2020, dia bermain di bawah bayang-bayang Fernandes dan hal itu meremukkan egonya," analisis Parker dalam perbincangannya dengan Eurosport. "Pogba kan direkrut dengan nilai transfer yang sangat besar; sisi pemasaran dan profilnya serta kemampuannya cocok dengan Manchester United."

"Namun, profil terbaik yang bisa Anda punya adalah menjadi seorang pesepakbola yang luar biasa, dan sementara itu Fernandes datang dengan profil yang jauh lebih kecil, status dia telah melebihi status Pogba dan untuk banyak alasan yang tepat: dia ada di posisi puncak dari pemain-pemain brilian."

"Dan Anda tidak bisa mengalahkan kompetisi itu. Di industri apapun, kalau ada persaingan yang datang dan Anda cuma mengeluhkan tentang hal itu, maka Anda tidak akan bisa bertahan. Anda harus meningkat untuk mendapatkan respek," lanjut pemilik dua medali juara Premier League ini.

"Fernandes dengan cepat menjadi pemain kunci setelah dia datang dan sekarang menjadi Manchester United dan Fernandes, bukannya Pogba. Sebelumnya sih Pogba untuk alasan-alasan yang salah, sekarang Fernandes untuk gol-gol dan assist-assistnya. United butuh hal itu dari Pogba sekarang untuk bersaing dalam perebutan titel juara, dia tidak bisa turun dari penilaian 7/10 di setiap pertandingam," cetus Parker.

Banner Papan Atas EPL
(rin/krs)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com