ADVERTISEMENT

MU Vs Sheffield: Setan Merah Kalah Akibat Remehkan The Blades

Putra Rusdi K - Sepakbola
Jumat, 29 Jan 2021 04:15 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 27: Nemanja Matic of Manchester United and team mates react after Sheffield United score their second goal during the Premier League match between Manchester United and Sheffield United at Old Trafford on January 27, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Dave Thompson - Pool/Getty Images)
Manchester United dinilai kalah dari Sheffield United akibat mereka meremehkan The Blades. (Foto: Getty Images/Pool)
Manchester -

Manchester United kalah dari Sheffield United dinilai akibat mereka meremehkan The Blades. Anggapan ini diungkapkan oleh mantan kiper MU, Mark Bosnich.

MU secara mengejutkan tumbang 1-2 dari tim juru kunci Sheffield United di Old Trafford pada pekan ke-20 Liga Inggris, Kamis (28/1/2021) dini hari WIB. The Blades unggul lebih dulu lewat Kean Bryan di menit ke-23.

Harry Maguire sempat menyamakan kedudukan di menit ke-64. Mimpi buruk Setan Merah kemudian datang di menit ke-73 saat Oliver Burke memastikan kemenangan tim tamu.

Kekalahan ini membuat MU membuang momentum menyalip Manchester City di puncak klasemen Liga Inggris. The Red Devil saat ini menempati peringkat kedua dengan 40 poin terpaut satu angka dari The Citizens.

Mantan kiper MU, Mark Bosnich, menilai MU kehilangan angka di laga ini karena murni karena skuad Ole Gunnar Solskjaer meremeh Sheffield. Ia tak sepakat dengan anggapan beberapa pihak yang menyebut MU kalah karena gol pembuka Sheffield tidak sah atau dampak dari rotasi yang dilakukan Solskjaer.

Gol pembuka Sheffield menuai kontroversi karena David de Gea tampak mendapat dorongan lebih dulu dari Billy Sharp sebelum Bryan menyundul bola sepak pojok John Fleck. Bosnich merasa tak ada pelanggaran dalam insiden ini. Pasalnya, kontak Sharp terbilang minim dan harusnya De Gea tetap bisa melompat menggapai bola.

"Maaf, bagi saya itu bukan pelanggaran. De Gea sudah melompat dan pemain lawan berlari ke arahnya sebelum melakukan lompati yang mendahuluinya," ujar Bosnich dikutip dari TalkSport.

"Dia ragu-ragu pada awalnya sehingga dia tidak mendapatkan kecepatan yang Anda inginkan sebagai penjaga gawang. Saya pikir itu adalah gol yang sah."

Sementara terkait kebijakan rotasi yang dilakukan Solskjaer, Bosnich menganggap tak ada yang salah dengan kebijakan Solskjaer tersebut. Mengingat, MU sedang melakoni jadwal padat dan usai laga kontra Sheffield mereka harus melawan Arsenal (31/1).

"Dia memang mengubahnya. Namun itu wajar dengan jumlah pertandingan yang dilakoni dan mereka juga harus menghadapi laga besar pekan ini," kata Bosnich terkait kebijakan Solskjaer.

"Saya rasa ini karena sikap mereka. saya rasa mereka meremehkan Sheffield United. Sedikit ada sikap itu dan mereka membiarkannya terjadi. Namun Anda juga harus memberikan kredit kepada Sheffield yang juga bermain sangat baik di Old Trafford."



Simak Video "Elon Musk Umumkan Beli Manchester United!"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/raw)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT