ADVERTISEMENT

Liverpool Kepepet Banget Rekrut Davies dan Kabak

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 02 Feb 2021 18:15 WIB
GELSENKIRCHEN, GERMANY - AUGUST 06: Ozan Kabak of FC Schalke 04 poses during the team presentation at Football Hall on August 06, 2020 in Gelsenkirchen, Germany.  (Photo by Christof Koepsel/Getty Images)
Ozan Kabak, rekrutan baru Liverpool di bursa transfer Januari. (Foto: Getty Images/Christof Koepsel)
Jakarta -

Keputusan Liverpool merekrut Ben Davies dan Ozan Kabak di hari penutupan bursa transfer Januari dinilai mengejutkan. Tapi Liverpool tak punya jalan lain lagi.

Liverpool merekrut Ben Davies dari Preston North End senilai 2 juta paun. Selain bek 25 tahun tersebut, juara bertahan Liga Inggris tersebut juga meminjam Ozan Kabak dari Schalke 04 dengan opsi permanen.

Dua bek ini dinilai sebenarnya bukan level untuk diandalkan di Liverpool, yang menantang dalam perburuan titel. Ben Davies belum pernah sekalipun bermain di level Premier League, sementara Kabak musim ini berkutat di dasar klasemen dengan Schalke.

Tapi di saat yang sama, Liverpool memang sedang butuh tambahan tenaga di posisi bek tengah. Seperti diketahui seluruh bek senior yakni Virgil van Dijk, Joe Gomez, dan Joel Matip cedera.

Perekrutan Davies dan Kabak dianggap hanya sekadar mengisi kekosongan posisi tersebut.

"Menurut saya, mereka mendatangkan para pemain ini, mereka kan tidak mahal, memainkan posisi yang dibutuhkan. Tapi, anak Schalke ini, jujur saja dia tidak akan percaya dengan nasib baiknya," ungkap mantan pemain Arsenal Paul Merson dilansir Metro.

"Kalau Anda adalah agennya, Anda akan ingin diangkat sebagai bangsawan. Dia akan pergi ke tim juara, mereka (Schalke) cuma menang sekali sepanjang musim, sedang keteteran di dasar klasemen."

"Saya benar-benar tidak mengerti, saya tidak paham. Itu mengejutkan buat saya, sungguh. Bocah Preston ini adalah pemain yang lumayan, dia pemain muda, tapi ini adalah lompatan yang sangat besar. Anda menghadapi yang terbaik dari yang terbaik di Premier League."

"Saya cuma merasa mereka adalah penambal. Saya rasa dengan adanya jadwal padat dan deras, cepat atau lambat kalau Henderson cedera dan salah satu pemain muda cedera, tiba-tiba Anda tak punya siapa-siapa lagi," imbuh analis ini perihal rekrutan Liverpool.

(raw/krs)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT