sepakbola
Follow detikSport Follow Linkedin
Rabu, 24 Feb 2021 07:05 WIB

Mourinho Kritik Bola Baru Premier League

Mohammad Resha Pratama - detikSport
MANCHESTER, ENGLAND - FEBRUARY 21: A general view of the white and blue Nike Flight match balls on the pitch prior to the Premier League match between Manchester United and Newcastle United at Old Trafford on February 21, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Oli Scarff - Pool/Getty Images) Tottenham Jeblok,Jose Mourinho salahkan bola baru Premier League (Getty Images/Pool)
London -

Jose Mourinho seperti biasa selalu punya seribu alasan di balik performa buruk timnya. Tottenham Hotspur anjlok gara-gara bola baru. Lo, kok bisa?

Tottenham sejatinya sempat memuncaki klasemen Liga Inggris di 12 pekan awal dan cuma kalah sekali. Tapi, selepas itu, performa Tottenham menurun drastis.

Utamanya setelah kalah 1-3 dari Liverpool akhir Januari lalu, Tottenham cuma menang dua kali dari delapan pertandingan di seluruh kompetisi. Di Premier League, Tottenham bahkan menang sekali dari enam pertandingan terakhir.

Sisanya lima laga berujung kekalahan yang menyebabkan Tottenham terjerembab di posisi kesembilan klasemen dengan 36 poin. Mourinho harus mencatatkan start terburuk dalam karier manajerialnya, karena cuma punya 81 poin dari 50 laga di liga.

Padahal Tottenham punya segudang pemain berkualitas, terutama Harry Kane dan Son Heung-min di lini serang. Mereka bahkan cuma bikin empat gol dalam enam laga terakhirnya,

Kondisi ini tentu tak diinginkan oleh Mourinho selaku pelatih. Meski performa tim lagi kurang oke, Mourinho juga punya pembelaan bahwa bola baru Premier League kurang enak.

Premier League punya tiga bola per musimnya, yang dibagi untuk musim panas, lalu musim dingin, dan musim gugur. Bola terbaru diberi nama hi-tech Nike Flight Ball, berwarna dasar putih dengan garis-garis biru tua.

"Ketika Anda bermain jelek, sudah pasti akan kecewa dan bahkan murka," ujar Mourinho di Mirror.

"Tapi ketika Anda bermain bagus dan tetap kalah, maka Anda sadar bahwa ada hal-hal di luar kontrol Anda. Peluang dua kali menerpa tiang. Bolanya, ya bola baru itu. Saya benci bola baru itu. Warna putih dan biru gelap itu, bola susah banget masuk ke gawang," sambungnya.

"Saya tidak bisa mengontrolnya. Mungkin akan jadi gol jika bola kuning. Peluang kami menghantam tiang, kami sering sekali melepaskan crossing ke depan gawang. Anda tidak bisa mengontrol dengan baik."

Ngomong-ngomong soal bola baru itu, Premier League baru memakainya pada 20 Februari kemarin saat Wolverhampton mengalahkan Leeds United 1-0. Baru dipakai sekali, kok sudah langsung menyalahkan bola, Jose?

Tonton juga Video: Mourinho di Ujung Tanduk, Chelsea Untung di 2019-2020

[Gambas:Video 20detik]



(mrp/ran)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detiksepakbola.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com