Arteta Akhiri Hubungan Spesial dengan Bellerin, tapi Tetap Sayang

Randy Prasatya - Sepakbola
Kamis, 25 Feb 2021 19:47 WIB
SOUTHAMPTON, ENGLAND - JANUARY 26: Mikel Arteta, Manager of Arsenal and Hector Bellerin of Arsenal talk after the Premier League match between Southampton and Arsenal at St Marys Stadium on January 26, 2021 in Southampton, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Frank Augstein - Pool/Getty Images)
Mikel Arteta dan Hector Bellerin punya hubungan spesial. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Mikel Arteta menegaskan bahwa hubungan spesial dengan Hector Bellerin harus diakhiri setelah menjadi manajer Arsenal. Arteta kini berusaha untuk adil ke sesama anak asuhnya.

Arteta pernah menjadi pemain Arsenal dan pada saat itu ada Bellerin di tim sebagai pemain muda. Dikarenakan sama-sama berasal dari Spanyol, Arteta punya peran besar membantu Bellerin adaptasi.

Hubungan keduanya kemudian lebih dari sekadar rekan satu tim. Arteta, yang 13 tahun lebih tua, sudah dianggap seperti kakak sendiri oleh Bellerin.

Full-back kanan Arsenal ini belum lama menceritakan hubungan dengan Arteta dalam sebuah film dokumenter. Di sana Bellerin menjelaskan bagaimana Arteta melindunginya.

"Saya ketika itu baru berada di Arsenal selama beberapa tahun, Arteta adalah salah satu kapten di ruang ganti, dia adalah bagian dari sekelompok pemain asal Spanyol yang kami miliki dan dia benar-benar menjaga saya," kata Bellerin

"Ketika saya masih muda, saya agak nakal, mulai mendapatkan uang, saya mulai bertemu perempuan, mulai berkencan, pokoknya seperti yang dilakukan semua orang pada umumnya di usia itu. Tapi tidak semua orang memiliki tanggung jawab seperti saya saat itu, mulai bermain untuk tim utama Arsenal," sambungnya.

"Dia seperti kakak, ketika saya melakukan sesuatu yang salah, dia menatap saya dan saya seperti berpikir: 'Oh, saya seharusnya tidak melakukan itu.' Terkadang Anda membutuhkan orang yang jujur dan tulus kepada Anda," Bellerin menegaskan.

Arteta kemudian ditanya terkait hubungan dekat dengan Bellerin jelang laga leg kedua babak 32 besar Liga Europa melawan Benfica, Jumat (26/2/2021) dini hari WIB. Mantan pemain Everton itu tak membantahnya, tapi kedekatan khusus harus diakhiri setelah dirinya menjabat manajer Arsenal usai menjadi asisten pelatih Pep Guardiola di Manchester City.

"Jika Anda menanyakan pertanyaan ini kepada saya beberapa tahun yang lalu, saya mungkin akan mengatakan, ya, seperti itu, itu hal bagus karena kami memiliki hubungan yang sangat kuat dan saya mencoba membantunya sebanyak yang saya bisa. Sekarang hubungan yang berbeda," kata Arteta seperti dikutip dari situs resmi Arsenal.

"Jelas, ketika Anda mengenal orang itu dan Anda tahu profesionalnya, akan lebih mudah untuk membantu karena Anda tahu bagaimana perasaannya, Anda tahu apa yang dia butuhkan dan bagaimana mendapatkan yang terbaik darinya," sambungnya.

"Memang benar bahwa musim ini dia lebih konsisten, dia telah tampil di banyak pertandingan dan mudah-mudahan, dia sekarang sudah lupa dua tahun terakhir ketika cedera membuat dia tidak bisa bermain sebanyak saat ini."

"Ini sangat rumit. Anda tidak dapat mengubah perasaan Anda terhadap seseorang, tetapi kemudian Anda harus bersikap adil, Anda harus benar-benar menuntut juga, dan itu harus menjadi ruang yang harus dibagikan dan dihayati dengan cara yang berbeda antara seorang pemain dan manajer. Ini bukan berarti mengubah perasaan Anda terhadap orang tersebut," Arteta menegaskan.

(ran/krs)