Arsenal Raih Trofi atau Tidak, Kuncinya Mungkin di Aubameyang

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 26 Feb 2021 14:40 WIB
Arsenals Pierre-Emerick Aubameyang right, celebrates with teammates after scoring his sides third goal during the Europa League round of 32, second leg, soccer match between Arsenal and Benfica at Georgios Karaiskakis stadium, in Piraeus port, near Athens, Thursday, Feb. 25, 2021. (AP Photo/Thanassis Stavrakis)
Pierre-Emerick Aubameyang, kunci Arsenal raih trofi musim ini (Foto: AP/Thanassis Stavrakis)
Athena -

Pierre-Emerick Aubameyang dituntut untuk bisa tampil prima hingga akhir musim. Sebab dia bakal menentukan, apakah Arsenal nirgelar atau tidak.

Arsenal harus susah payah mengalahkan Benfica di leg kedua 32 besar Liga Europa di Georgios Karaiskakis stadium, Jumat (26/2/2021) dini hari WIB. Sempat unggul 1-0 lewat Aubameyang di babak pertama, Arsenal malah tertinggal 1-2 di menit ke-61.

Kondisi ini membuat Arsenal dalam bahaya tersingkir, sekalipun Kieran Tierney menyamakan skor 2-2 di menit ke-68. Aubameyang akhirnya tampil sebagai pahlawan ketika gol sundulannya di menit ke-86 memastikan kemenangan 3-2 timnya.

The Gunners akhirnya lolos ke 16 besar sekaligus menjaga kans meraih trofi musim ini. Sebab Liga Europa jadi kesempatan terakhir mereka meraih gelar setelah tersingkir dari Piala FA dan Piala Liga Inggris.

Sementara di Premier League, Arsenal mau masuk ke papan atas saja masih susah. Maka Liga Europa jadi pertaruhan untuk Arsenal dan Aubameyang adalah kuncinya.

Jika Aubameyang berhasil mempertahankan ketajamannya seperti belakangan ini, Arsenal berpeluang besar meraih trofi. Aubameyang memang sempat mandul karena cuma bikin dua gol dari 15 pertandingan awal liga.

Tapi, setelah itu Aubameyang menggila dan mampu bikin 13 gol dari 26 pertandingan di seluruh kompetisi. Ini termasuk hat-trick Pierre-Emerick Aubameyang saat mengalahkan Leeds United 4-2.

"Malam ini terbilang sulit untuk Arsenal dan nyaris saja musim mereka lebih buruk lagi, untung Aubameyang menyelamatkan," ujar mantan bek Arsenal, Martin Keown, yang bekerja sebagai pandit untuk BT Sport.

"Dia sempat menghilang memang, maka dia harus fokus hingga musim ini selesai. Jika Arsenal ingin meraih sesuatu di sisa musim ini, dia harus tampil bagus untuk mereka," sambung Keown.

(mrp/cas)