Jika Timo Werner Lebih Subur Mungkin Lampard Masih di Chelsea

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 01 Mar 2021 13:45 WIB
NEWCASTLE UPON TYNE, ENGLAND - NOVEMBER 21: Frank Lampard, Manager of Chelsea interacts with Timo Werner of Chelsea during the Premier League match between Newcastle United and Chelsea at St. James Park on November 21, 2020 in Newcastle upon Tyne, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Lee Smith - Pool/Getty Images)
Jika Timo Werner Lebih Subur Mungkin Lampard Masih di Chelsea. (Foto: Getty Images/Pool)
Jakarta -

Striker Chelsea Timo Werner merasa bersalah dengan nasib Frank Lampard. Werner berandai-andai Lampard mungkin tak dipecat jika dirinya lebih subur.

Werner menjadi salah satu pemain rekrutan baru si Biru di musim panas. Penyerang asal Jerman itu direkrut dengan tebusan 47,5 juta paun dari RB Leipzig.

Pada bulan Oktober, Timo Werner sukses membuka rekening golnya dengan dua kali menjebol gawang Southampton dalam hasil seri 3-3. Tapi sejumlah laga lantas ia lewati dengan ketidakmampuan memaksimalkan peluang.

Hal itu bahkan membuat Timo Werner sempat melewati periode 14 laga tanpa bikin gol sebelum akhirnya menyudahi masa paceklik itu dengan gol ke gawang Newcastle.

Dalam wawancara dengan Patrick Davison-nya Sky Sports, yang dilakukan jelang laga Chelsea lawan Manchester United, Timo Werner pun mengaku dirinya ikut merasa bersalah dengan nasib Lampard yang dipecat pada 25 Januari lalu.

Big match Chelsea Vs MU

"Periode di mana aku tidak membuat gol adalah yang terburuk dalam karierku karena aku tidak pernah melewatkan peluang matang sebanyak itu," kata Werner seperti dilansir SportBible.

"Aku tidak pernah selama itu tanpa bikin gol, jadi aku amat gembira itu sudah berakhir dua laga lalu. Sungguh masa-masa sulit tanpa perasaan (bisa bikin gol semacam itu). Ketika Anda datang ke sini (Chelsea) untuk main sebagai striker dan sosok yang mencetak gol-gol, tentu saja aku merasa sedikit bersalah sudah membuang sedemikian banyak peluang. (Merasa bersalah) ke klub, ke manajer lama, tapi juga ke diriku sendiri karena aku ingin selalu bisa bikin gol dan sebanyak yang aku bisa."

"Tentu saja andaikata aku bisa mencetak empat atau lima gol lebih banyak, mungkin manajer yang lama (Frank Lampard) masih di sini karena mungkin kami bisa memenangi dua atau tiga laga lebih banyak, tapi Anda tak bisa berlama-lama memikirkan masa lalu mengingat ada kelewat banyak laga yang sudah menanti. Begitulah masa lalu dan tentu saja aku merasa sedikit bersalah, tapi dalam sepakbola Anda harus terus maju dan kini kami punya banyak laga besar dalam beberapa pekan ke depan dan Anda harus terus melihat ke depan, terutama ketika ada manajer baru."

"Ini adalah sebuah awal baru buat semua pihak, juga buat diriku karena aku sudah melewatkan sedemikian banyak peluang dan poin, mungkin kini aku bisa memiliki awalan baru dan saat ini berjalan dengan baik," tutur Timo Werner.

(krs/aff)