Apakah Sadio Mane Halangi Mohamed Salah Bikin Gol?

Yanu Arifin - Sepakbola
Sabtu, 06 Mar 2021 06:00 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 04: Sadio Mane of Liverpool is challenged by Antonio Ruediger of Chelsea during the Premier League match between Liverpool and Chelsea at Anfield on March 04, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Phil Noble - Pool/Getty Images)
Sadio Mane dianggap tak ingin Mohamed Salah menambah gol (Foto: Getty Images/Pool)
Liverpool -

Ada sebuah anggapan, bahwa Sadio Mane menghalangi Mohamed Salah bikin gol di laga Liverpool vs Chelsea. Benarkah?

Liverpool vs Chelsea di Stadion Anfield, Liverpool, Jumat (5/3/2021) berakhir dengan kekalahan untuk tuan rumah. The Blues menang 1-0 lewat gol Mason Mount.

Liverpool sendiri kesulitan sepanjang laga. Barisan depannya, yakni Trio Firmansah yang digalang Roberto Firmino, Sadio Mane, dan Mohamed Salah minim menghadirkan gol.

Sorotan tertuju pada Mane, yang dianggap tidak mau memberi kesempatan gol kepada Salah. Momen itu terjadi di awal babak pertama.

Ketika itu, Mane bisa menerima crossing Trent Alexander-Arnold di kotak penalti. Ia bisa lebih dulu, namun terlihat ada gangguan dari Andreas Christensen. Jika Mane terjatuh, maka bisa saja Liverpool mendapat penalti. Namun, Mane malah tetap mengejar bolanya.

Momen itu dinilai Michael Owen cukup aneh, sebab di laga melawan Sheffield United, Mane juga berusaha begitu. Eks penyerang Liverpool itu pun punya teori.

Ia mengklaim, ada persaingan antara Sadio Mane dan Mohamed Salah. Mane dinilai tidak ingin memberi Liverpool penalti, sebab Salah yang akan menjadi eksekutornya. Maka dari itu, Mane lebih memilih tidak terjatuh.

"Saya tidak percaya dia tidak mau melakukannya, tapi saya tidak menganjurkan dia melakukannya," kata Owen kepada Optus Sport.

"Itu adalah sentuhan yang bagus, dan dia mungkin berpikir mendapatkan peluang di akhirnya. Tetapi dia melakukan sesuatu yang serupa seminggu yang lalu (melawan Sheffield United)."

"Saya hanya ingin tahu, dan mungkin ada sedikit pemikiran licik di kepala saya. Mo Salah adalah algojo penalti tim ini, dan jika dia (Mane) berpikir dia dapat kesempatan untuk mencetak gol, dia berpikir lebih baik mengambil sendiri, sebab jika terjatuh, maka Mo yang akan mencetak gol lagi,"

"Para pemain ini telah mengincar Sepatu Emas selama beberapa musim terakhir. Itu mungkin semacam teori yang liar, tetapi sifat kompetitif dia dan Mo Salah, kami melihat mereka tidak saling berpapasan ketika salah satu dari mereka berada dalam posisi yang jauh lebih baik dari yang lain," katanya.

Musim ini, Mane sendiri baru bikin 11 gol. Sementara Salah sudah mencetak 24 gol. Kontribusi keduanya sejauh ini belum cukup membawa Si Merah bersaing, sebab Liverpool kini melorot ke posisi 7 klasemen Liga Inggris.

"Kita melihat sedikit keegoisan, sedikit perilaku yang tidak puas. Mo Salah menggelengkan kepalanya (ketika diganti). Saya hanya berpikir beberapa kali, saya melihat Mane terjatuh karena peluang semacam itu dan (tidak melakukannya) di dua laga beruntun? Itu hanya membuatku berpikir demikian," kata Owen lebih lanjut.

Tonton juga video 'Lika-liku Salah: Suram di Chelsea, Bersinar di Liverpool':

[Gambas:Video 20detik]



(yna/aff)