Duh, Liverpool... Mentalmu Itu lo!

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 08 Mar 2021 13:25 WIB
LIVERPOOL, ENGLAND - MARCH 07: Jurgen Klopp, Manager of Liverpool reacts during the Premier League match between Liverpool and Fulham at Anfield on March 07, 2021 in Liverpool, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Clive Brunskill/Getty Images)
Mentalitas Liverpool Dipertanyakan (Getty Images/Clive Brunskill)
Liverpool -

Liverpool sudah enam kali kalah beruntun di kandang sendiri. Eks pemainnya, Jamie Carragher sampai mempertanyakan mentalitas The Reds.

Terbaru, Liverpool dikalahkan Fulham dengan skor 0-1 dalam lanjutan Liga Inggris pada Minggu (7/3) malam WIB di Anfield. Gol Mario Lemina di akhir babak pertama, tidak sanggup dibalas Mo Salah dkk.

Banner Liverpool

Liverpool akhirnya terjun bebas di Klasemen Liga Inggris sementara. The Reds bercokol di peringkat kedelapan dengan koleksi 43 poin, beda 23 poin dari Manchester City di peringkat teratas.

Fulham sendiri masih berkutat di papan bawah. Klub asal London itu masih menempati peringkat ke-18 dengan 26 poin, cuma beda selisih gol dengan Brighton satu tingkat di atasnya sebagai batas aman.

Liverpool's Mohamed Salah and Liverpool's Rhys Williams react after Fulham's Mario Lemina scored his side's first goal during the English Premier League soccer match between Liverpool and Fulham at Anfield stadium in Liverpool, England, Sunday, March 7, 2021. (Clive Brunskill/Pool via AP)Liverpool ditaklukkan tim papan bawah, Fulham (AP/Clive Brunskill)

Liverpool pun sudah enam kali kalah beruntun di kandangnya sendiri, Anfield. Itu jadi sejarah baru buat klub dalam kekalahan di Anfield.

Eks pemain Liverpool, Jamie Carragher mengomentari soal penampilan The Reds. Khususnya soal mentalitasnya.

"Musim-musim sebelumnya mereka suka bikin gol telat. Hingga akhirnya mereka dijuluki punya mentalitas monster," ujar Carragher seperti dilansir dari Sky Sports.

"Tapi sekarang, tidak ada lagi tuh," lanjutnya.

Jamie Carragher sampai keheranan. Liverpool kalau sedang dalam kondisi tertinggal, mengapa begitu sulit mengejarnya?

"Tiga atau empat bulan ini, Liverpool seperti itu. Tidak bisa membalikkan keadaan, malah sulit sekali menyamakan kedudukan," geram Carragher.

"Penampilan seperti itu tidak dapat diterima. Liverpool sungguh sangat buruk," tutupnya.

(aff/mrp)