Arsenal Diolok Tak Layak Masuk European Super League, Ini Pembelaan Arteta

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Jumat, 23 Apr 2021 14:32 WIB
WOLVERHAMPTON, ENGLAND - FEBRUARY 02: Mikel Arteta, Manager of Arsenal looks on after the Premier League match between Wolverhampton Wanderers and Arsenal at Molineux on February 02, 2021 in Wolverhampton, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Nick Potts - Pool/Getty Images)
Mikel Arteta memberikan pembelaan atas penilaian kalau Arsenal tak layak masuk European Super League (Foto: Getty Images/Pool)
London -

Tak sedikit yang mempertanyakan kelayakan Arsenal sebagai salah satu penggagas European Super League. Soal itu, Mikel Arteta punya pembelaan.

Arsenal jadi salah satu dari 12 klub top Eropa yang mendeklarasikan European Super League pada awal pekan ini. Proyek tersebut kemudian menimbulkan pro dan kontra karena dinilai melanggar fair play dengan hanya mempertemukan tim-tim elite.

Masifnya gelombang protes, terutama dari suporter, kemudian membuat Arsenal menarik diri dari European Super League. Pada akhirnya, tim-tim big six Premier League mundur dari proyek tersebut.

Arsenal dapat kritik tajam karena ambil bagian dalam European Super League. Namun, bersama klub London Utara lainnya, Tottenham Hotspur, Arsenal juga disorot karena dinilai tak cukup bagus untuk masuk ke European Super League.

Arsenal saat ini ada di luar empat besar dengan menempati peringkat kesembilan klasemen Liga Inggris. The Gunners juga sudah 17 tahun puasa gelar di Premier League dan absen di Liga Champions dalam empat musim terakhir.

Soal anggapan bahwa Arsenal tidak layak masuk di European Super League, Mikel Arteta punya pembelaan. Menurutnya, Arsenal sudah punya kekuatan lewat sejarahnya.

"Bahwa kami adalah salah satu klub terbaik di dunia dan kami sangat bangga mewakili klub ini, sejarahnya, dan kami sangat paham akan tuntutan dan keunggulan yang harus kami kejar," ujar Arteta seperti dilansir Evening Standard.

"Anda tidak bisa membantah sejarah dan sejarah itu terikat ke hasil, terikat ke cara kami menjalankan klub, ke nilai-nilai tertentu, mewakilinya ke sikap yang benar, punya besarnya dukungan dan cinta yang kami dapat dari seluruh dunia."

"Dan itu bukan kebetulan. Itu sudah diraih selama bertahun-tahun berkat jasa banyak orang yang sudah terlibat dengan sejarah klub ini," kata Arteta.

Usai menarik diri dari European Super League, Arsenal meminta maaf kepada suporter lewat sebuah surat terbuka. Pemilik Arsenal juga meminta maaf kepada Mikel Arteta karena sudah mengganggu tim.

(nds/cas)