Data & Fakta Manchester United Vs Leicester City

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Selasa, 11 Mei 2021 19:30 WIB
LEICESTER, ENGLAND - MARCH 21: Youri Tielemans of Leicester City scores their sides second goal whilst under pressure from Fred of Manchester United during the Emirates FA Cup Quarter Final  match between Leicester City and Manchester United at The King Power Stadium on March 21, 2021 in Leicester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Data dan fakta Manchester United vs Leicester City. (Foto: Getty Images/Alex Pantling)
Jakarta -

Manchester United akan menjamu Leicester City di Liga Inggris tengah pekan ini. Berikut adalah data dan fakta menarik laga tersebut.

Manchester United menjamu Leicester City di Old Trafford, Rabu (12/5/2021) dini hari WIB. Tiga poin buat MU akan menunda pesta juara Manchester City, sekaligus mengunci posisi tiga.

Sementara Leicester City butuh angka maksimal dari laga-laga tersisa karena dalam tekanan West Ham United dan Liverpool. Tim besutan Brendan Rodgers ini berada di posisi empat dengan 63 poin, lima poin di depan West Ham United dan enam poin di depan Liverpool yang menyimpan satu laga ekstra.

MU diuntungkan catatan pertemuan di laga ini. Berikut adalah data dan fakta laga MU vs Leicester sebagaimana dilansir Opta.

- MU tak terkalahkan di 12 pertandingan terakhir Premier League melawan Leicester City (8 menang, 4 imbang), sejak kalah 3-5 di bulan September 2014 bersama Louis van Gaal.

- Leicester City memenangi satu dari 22 partai tandang divisi teratas ke MU (5 imbang, 16 kalah). Satu-satunya kemenangan itu dipetik dengan skor 1-0 pada 1997/1998 lewat gol Tony Cottee.

- MU memenangi seluruh tiga partai Premier League yang berlangsung di hari Selasa pada musim ini, mencetak 11 gol dan belum kebobolan.

- Sejak kalah dari Everton di kandang pada Desember, Leicester tak terkalahkan di lima laga tengah pekan Premier League (3 menang, 2 imbang).

- MU memenangi seluruh empat laga kandang terakhir Premier League. Mereka belum lagi merangkai lima kemenangan beruntun di Old Trafford sejak Maret 2018 di bawah Jose Mourinho.

- Leicester mencetak gol di 15 dari 17 partai tandang Premier League musim ini, dengan tak ada tim yang mencetak gol di lebih banyak pertandingan dalam periode tersebut. Meski demikian, mereka untuk pertama kalinya gagal menang di dua laga tandang beruntun musim ini (1 imbang, 1 kalah).

- Penyerang MU Marcus Rashford telah mencetak lebih banyak gol melawan Leicester ketimbang menghadapi tim-tim lain di Premier League (5 gol).

- Manajer Leicester Brendan Rodgers sudah kalah 10 kali dari MU di seluruh kompetisi sepanjang kariernya, tiga lebih banyak dari saat ia melawan tim-tim lainnya.

- Penyerang MU Mason Greenwood sudah mencetak empat gol di empat laga kandang terakhirnya di seluruh kompetisi, lebih banyak daripada 22 penampilan sebelumnya (3 gol).

- Penyerang Leicester Kelechi Iheanacho sudah terlibat langsung dalam terciptanya lima gol tim dalam lima kali penampilannya sebagai starter melawan Manchester United di semua ajang (3 gol, 2 assist). Ia membuat dua gol dan satu assist dalam kemenangan 3-1 atas MU di Piala FA musim ini.

(raw/krs)