Conte Bikin Tottenham Keder

Novitasari Dewi Salusi - Sepakbola
Rabu, 09 Jun 2021 11:50 WIB
MILAN, ITALY - MAY 12: FC Internazionale coach Antonio Conte shouts to his players during the Serie A match between FC Internazionale  and AS Roma at Stadio Giuseppe Meazza on May 12, 2021 in Milan, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Marco Luzzani/Getty Images)
Permintaan Antonio Conte kabarnya membuat Tottenham Hotspur ciut (Foto: Getty Images/Marco Luzzani)
Jakarta -

Tottenham Hotspur batal menggaet Antonio Conte sebagai manajer. Ada laporan yang menyebut kalau Tottenham keder dengan rencana-rencana Conte.

Tottenham mencari manajer baru setelah memecat Jose Mourinho pada akhir April lalu. Ryan Mason yang kemudian diangkat sebagai caretaker hanya menangani tim sampai akhir musim 2020/2021.

Nama Conte kemudian muncul sebagai kandidat terkuat sebagai manajer Tottenham berikutnya. Kebetulan, Conte baru saja mengakhiri kontraknya dengan Inter Milan usai mengantar mereka jadi juara Liga Italia. Masalah finansial klub disebut-sebut jadi penyebabnya.

Negosiasi antara Tottenham dan Conte kabarnya sudah sampai pada tahap lanjut. Namun, proses pendekatan kemudian diakhiri oleh kedua pihak tanpa adanya kesepakatan yang tercapai.

Ada sejumlah hal yang diklaim jadi penyebab Tottenham urung merekrut Conte. Menurut The Athletic, beberapa pemain Tottenham ketakutan dengan metode latihan Conte yang 'ekstrem dan melelahkan', setelah mendengar dari teman-temannya yang pernah dilatih mantan allenatore Juventus itu.

Dari sisi klub, bos Tottenham Hotspur Daniel Levy juga menolak permintaan Antonio Conte untuk melakukan investasi besar-besaran di bursa transfer. Tottenham menilai permintaan itu tidak realistis di tengah situasi saat ini.

"Daniel merasa permintaan anggarannya tidak cuma tidak realistis tapi juga berpotensi merusak masa depan kami," ujar seorang sumber senior di Spurs kepada The Sun, seperti dilansir Football Italia.

"Daniel yang paling ingin kami sukses, tapi tidak berarti mengorbankan klub. Dia tahu manajer mana pun akan butuh uang untuk memperbaiki skuad dan dia pasti akan menyiapkannya. Tapi harus ada keseimbangan dan itu tidak boleh menempatkan klub dalam posisi yang berbahaya."

Selain Antonio Conte, Mauricio Pochettino kabarnya juga diincar Tottenham Hotspur. Namun, klub Pochettino saat ini, Paris Saint-Germain, menegaskan kalau pelatihnya itu tidak berniat pergi.

(nds/krs)