Premier League Wacanakan Perubahan Aturan VAR

Bayu Baskoro - Sepakbola
Rabu, 21 Jul 2021 05:00 WIB
LONDON, ENGLAND - JUNE 19: The LED screen displays a No Penalty decision after it is ruled out by VAR during the Premier League match between Tottenham Hotspur and Manchester United at Tottenham Hotspur Stadium on June 19, 2020 in London, England. (Photo by Glyn Kirk/ Pool via Getty Images)
Premier League mewacanakan perubahan aturan VAR. (Foto: Getty Images/Pool)
London -

Ada wacana perubahan aturan Video Assistant Referee (VAR) di Liga Inggris. Premier League ingin mengikuti kesuksesan penggunaan VAR di Euro 2020.

Liga Inggris sudah menggunakan VAR dalam dua musim terakhir. Penggunaan teknologi sepakbola termutakhir itu memicu pro dan kontra dari berbagai kalangan.

Perdebatan yang paling mencolok adalah soal keputusan VAR mengenai aturan offside. Tidak sedikit gol yang dianulir, hingga penalti diberikan atau dibatalkan karena perhitungan VAR yang amat detail.

Tidak hanya itu, waktu yang dibutuhkan untuk VAR memutuskan sesuatu juga dianggap terlalu lama. Hal tersebut dituding mengganggu ritme pertandingan yang sedang berjalan.

Berbagai kritikan tersebut menjadi perhatian para petinggi Premier League. Melansir ESPN, Liga Inggris tengah mewacanakan perubahan aturan terkait penggunaan Video Assistant Referee.

Premier League berkaca kepada penggunaan VAR sepanjang gelaran Piala Eropa 2020. Ada poin-poin positif yang bisa diterapkan di Liga Inggris musim depan.

VAR lebih cepat mengambil keputusan terkait offside selama Euro 2020. Tidak ada banyak pengulangan tayangan ulang dan penerapan garis pantau dalam 51 laga Piala Eropa.

Sebagian besar kecepatan itu berkaitan dengan fakta, UEFA menunjuk dua kali lebih banyak ofisial untuk setiap pertandingan Piala Eropa daripada liga-liga domestik. Salah satunya bekerja khusus menentukan keputusan offside.

Premier League juga ingin memberikan tingkat toleransi baru terkait offside. Apabila tayangan ulang tidak memberikan hasil yang konklusif, maka keputusan wasit di lapangan akan tetap berlaku.

Toleransi ini akan mencegah terulangnya kembali kejadian seperti pembatalan gol kemenangan Jordan Henderson dalam laga Everton vs Liverpool. Wasit menilai gol tersebut sah, tapi dianulir setelah VAR memutuskan (dalam waktu cukup lama) bahwa lengan Sadio Mane offside sepersekian milimeter.

Selain itu, Premier League hendak menghilangkan tayangan proses pengambilan keputusan Video Assistant Referee. Artinya, tidak ada lagi garis-garis pantau yang ditampilkan dalam siaran pertandingan.



Simak Video "Mourinho di Ujung Tanduk, Chelsea Untung di 2019-2020"
[Gambas:Video 20detik]
(bay/ran)