Soal Polemik Harry Kane, Ini Kata Manajer Tottenham

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Kamis, 05 Agu 2021 10:00 WIB
LONDON, ENGLAND - APRIL 25: Harry Kane of Tottenham Hotspur applauds fans after the Carabao Cup Final between Manchester City and Tottenham Hotspur at Wembley Stadium on April 25, 2021 in London, England. 8,000 fans are due to watch the game at Wembley, the most at an outdoor sporting event in the UK since the coronavirus pandemic started in March, 2020. Each team has been given an allocation of 2,000 with the remaining tickets split between local residents and NHS staff. (Photo by Clive Rose/Getty Images)
Manajer Tottenham Hotspur Nuno Espirito Santo buka suara soal polemik Harry Kane. (Foto: Getty Images/Clive Rose)
Jakarta -

Harry Kane mangkir dari latihan pramusim karena keinginannya untuk pergi tak direstui Tottenham Hotspur. Manajer Tottenham Nuno Espirito Santo buka suara.

Harry Kane sudah absen latihan pramusim Tottenham sejak hari Senin (2/8/2021) lalu. Ia seharusnya sudah kembali dari libur ekstra usai membela tim nasional Inggris di Euro 2020.

Keputusannya mangkir dari latihan ini terkait dengan persoalan transfer. Harry Kane memang ingin pergi musim panas ini untuk mencari peluang lebih baik meraih trofi-trofi.

Sejak meneken kontrak profesional dengan Tottenham pada 2010, ia belum sekalipun merasakan juara. Pencapaian terbaiknya adalah tiga kali jadi runner-up: dua kali di Piala Liga Inggris dan sekali di Liga Champions.

Manchester City maju sebagai peminat utama dan dilaporkan sempat menawarkan 100 juta paun ke Tottenham Hotspur. Namun proposal itu ditolak CEO Daniel Levy yang merasa nilai Harry Kane ada di kisaran 150-160 juta paun.

Langkah Daniel Levy itu yang diduga bikin Harry Kane kecewa. Ia merasa punya perjanjian tak tertulis (gentleman's agreement) dengan sang CEO, untuk tak dipersulit bergabung klub lain.

Manajer Tottenham Hotspur Nuno Espirito Santo buka suara soal situasi Harry Kane, usai laga uji coba kontra Chelsea yang tuntas 2-2, Kamis (5/8) dini hari WIB.

"Bukannya saya tak mau berkomentar, yang saya yakini adalah semua isu terkait Harry kami harus diskusikan secara internal di antara kami dan mencoba menghindari keributan atau diskusi publik apapun soal itu," ungkapnya dikutip Sky Sports.

"Kami harus menyelesaikan situasinya, tapi di antara kami. Saya memperkirakan untuk bicara dengan Harry segera, saya belum sempat untuk melakukannya," imbuh mantan manajer Wolverhampton Wanderers ini.

(raw/krs)