Marcos Alonso Lagi Jadi Bek Tersubur di Liga Inggris

Afif Farhan - Sepakbola
Minggu, 15 Agu 2021 11:15 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 14: Marcos Alonso of Chelsea celebrates with teammate Mason Mount after scoring their sides first goal during the Premier League match between Chelsea and Crystal Palace at Stamford Bridge on August 14, 2021 in London, England. (Photo by Henry Browne/Getty Images)
Marcos Alonso Lagi Jadi Bek Tersubur di Liga Inggris (Getty Images)
London -

Marcos Alonso mencetak satu gol dalam kemenangan Chelsea 3-0 atas Crystal Palace. Alonso lagi jadi bek tersubur di Liga Inggris dalam lima tahun terakhir.

Liga Inggris pekan pertama, Chelsea menjamu Crystal Palace di Stamford Bridge pada Sabtu (14/8) malam WIB. The Blues menang meyakinkan dengan skor 3-0.

Tuan rumah unggul dua gol di babak pertama lewat gol Marcos Alonso dan Christian Pulisic. Di babak kedua, Trevoh Chalobah mengunci kemenangan.

Gol Marcos Alonso terbilang indah. Bek kiri itu menceploskan bola lewat tembakan free kick yang keras terarah!

Gol tersebut dicetaknya di menit ke-27, bermula dari Mason Mount yang dilanggar di depan kotak penalti arah kiri pertahanan Palace. Alonso maju sebagai eksekutor.

Sepakan kaki kirinya melesat kencang melewati pagar hidup, lalu menjebol gawang Palace. Kiper Vicente Guaita sampai tidak berkutik, mati langkah.

LONDON, ENGLAND - AUGUST 14: Marcos Alonso of Chelsea scores their side's first goal during the Premier League match between Chelsea and Crystal Palace at Stamford Bridge on August 14, 2021 in London, England. (Photo by Eddie Keogh/Getty Images)Alonso bikin gol free kick yang indah (Getty Images/Eddie Keogh)

Dilansir dari berbagai sumber, Marcos Alonso lagi bikin catatan manis. Dirinya menjadi bek tersebut di Liga Inggris dalam lima tahun terakhir ini!

Alonso sudah mencetak 22 gol di Liga Inggris. Tak ada bek lain yang mencapai setidaknya 20 gol dalam lima musim terakhir.

Pemain asal Spanyol itu memang begitu on fire bersama Chelsea kala diboyong dari Fiorentina di tahun 2016. Di bawah komando manajer Antonio Conte kala itu, Alonso mampu mengeluarkan potensi terbaiknya dalam mencetak gol.

Alonso kerap dipasang di pos bek sayap kiri dalam skema 3-4-3. Alonso mampu berduel bola-bola udara, mencari ruang di kotak penalti lawan, dan tentu eksekusi bola matinya begitu berbahaya.

Musim terbaiknya adalah di tahun 2017/2018 dengan catatan tujuh gol di Liga Inggris.

Marcos Alonso sendiri sebenarnya sempat dikabarkan akan lebih banyak duduk di bangku cadangan, mengingat ada Ben Chilwell yang lebih muda. Namun sepertinya, manajer Thomas Tuchel masih mempercayai bek berusia 30 tahun itu.

(aff/adp)