Sol Campbell Masih Optimistis dengan Arsenal

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Senin, 23 Agu 2021 18:50 WIB
Players take a knee ahead of the kick off during the English Premier League soccer match between Arsenal and Chelsea at the Emirates stadium in London, England, Sunday, Aug. 22, 2021. (AP Photo/Ian Walton)
Arsenal memulai musim dengan buruk, kalah di dua pekan pertama Premier League. (Foto: AP/Ian Walton)
Jakarta -

Arsenal memulai Premier League 2021/2022 dengan buruk. Di tengah badai kritik, mantan bek Arsenal Sol Campbell masih optimistis.

Arsenal menelan kekalahan di dua pekan pertama Liga Inggris 2021/2022. The Gunners takluk 0-2 dari Brentford di laga pertama, lalu dikalahkan Chelsea dengan skor sama di Emirates Stadium, Minggu (22/8/2021) malam WIB kemarin.

Alhasil, tim besutan Mikel Arteta itu kini tercecer di posisi 19 klasemen Liga Inggris. Arsenal pun banyak dikecam, soal pemain-pemain senior yang tak menunjukkan kepemimpinan, atau terkait perekrutan yang terlalu fokus ke pemain muda saat tim butuh sosok berpengalaman besar.

Arsenal musim panas ini membelanjakan sekitar 127 juta paun untuk merekrut lima pemain muda. Mereka antara lain Ben White, Martin Odegaard, Aaron Ramsdale, Nuno Tavares, dan Albert Sambi Lokonga.

Ben White dan Aaron Ramsdale jadi rekrutan tertua di usia 23 tahun. Sol Campbell melihat ada rencana jangka panjang dari klub dengan perekrutan-perekrutan ini dan akan butuh waktu untuk menuai hasil.

"Saya rasa Anda harus optimistis. Mereka sudah menghabiskan banyak uang, paling banyak di liga. Tapi Anda mesti menyadari bahwa ada program pembangunan di sini, ini bukan Arsenal yang dulu," katanya kepada Sky Sports dikutip Football365.

"Iya mereka harus lebih baik dalam skenario pertahanan dan penyerangan, kami mesti lebih efisien. Anda tahu itu butuh kerja keras dan sepakbola tidaklah mudah. Arsenal pernah di puncak dan mereka ingin kembali ke sana."

"Anda harus punya waktu, ada beberapa pemain bagus di luar sana tapi mereka butuh waktu. Dan tidak ada jaminan, Anda bisa menghabiskan 50, 60, 70 juta paun untuk satu pemain, itu banyak sekali, tapi kadang kalah gagal."

"Saya rasa Arsenal harus membiasakan diri dengan fakta bahwa perekrutan bisa berujung salah, tapi ya harus terus berusaha," sambungnya.



Simak Video "Prediksi Arsenal VS Chelsea Bersama AIS Palu dan CISC Pekanbaru"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/krs)