Pembelaan Xhaka Usai Dikartu Merah Lawan Man City

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Kamis, 02 Sep 2021 14:25 WIB
Arsenals Granit Xhaka sees the red card during the English Premier League soccer match between Manchester City and Arsenal at Etihad stadium in Manchester, England, Saturday, Aug. 28, 2021. (AP Photo/Rui Vieira)
Gelandang Arsenal Granit Xhaka tak terima dengan kartu merah dalam kekalahan di kandang Man City. (Foto: AP/Rui Vieira)
Bern -

Gelandang Arsenal Granit Xhaka sangat terkejut usai dikartu merah saat melawan Manchester City. Menurut Xhaka, dirinya tidak layak diusir.

Bintang sepakbola Swiss itu menjadi pesakitan saat Arsenal bertandang ke Stadion Etihad pada pertandingan Liga Inggris, akhir pekan lalu. Usai the Gunners kebobolan dua gol dalam 12 menit pertama, Xhaka justru diganjar kartu merah usai menerjang Joao Cancelo di menit ke-35.

Bermain dengan 10 orang membuat Arsenal semakin sulit melawan City. Meriam London akhirnya kalah telak 5-0, usai kemasukan tiga gol tambahan dari Gabriel Jesus, Rodri, dan Ferran Torres sehingga terkubur di dasar klasemen tanpa poin.

Bagi Xhaka, itu adalah kartu merah langsung keempat sejak memperkuat Arsenal pada lima tahun lalu. Pesepakbola berusia 28 tahun itu kekeh menegaskan bahwa dia menyentuh bolanya lebih dulu sehingga tidak seharusnya dikartu merah. Apalagi sepakbola Inggris dikenal karena karakter permainan yang keras.

"Setelah start yang buruk, Anda dikritik. Itu wajar dan memang bagian dari situ. Setiap pemain harus menerimanya," kata Xhaka kepada Keystone-SDA, yang dikutip Football365.

"Tentang kartu merah: sangat mengejutkan! Dalam kaitannya dengan Premier League, orang-orang kan sering mengatakan tentang sepakbola Inggris yang keras. Aku 100 persen menyentuh bolanya dan mendapatkan kartu merah."

"Gambar-gambarnya tidak diperiksa oleh VAR. Aku telah melihat tekel-tekel yang lebih keras yang bahkan tidak dianggap sebagai pelanggaran. Apakah aku mendapat prasangka buruk? Aku tidak tahu. Aku tidak mau menduga-duga."

"Aku tidak akan membiarkan hal itu membuatku gila. Aku toh tidak bisa membatalkan apapun. Apa yang bisa kulakukan hanyalah melihat ke depan," simpul Xhaka.



Simak Video "Misi Balas Dendam Guardiola untuk Chelsea-nya Tuchel"
[Gambas:Video 20detik]
(rin/aff)