Ada Apa dengan Ben Chilwell?

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 14 Sep 2021 12:40 WIB
LONDON, ENGLAND - AUGUST 22: Ben Chilwell of Chelsea shoots during the warm up prior to the Premier League match between Arsenal and Chelsea at Emirates Stadium on August 22, 2021 in London, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Ben Chilwell kesulitan di Chelsea musim ini. (Foto: Michael Regan/Getty Images)
London -

Ben Chilwell belum tampil sama sekali untuk Chelsea musim ini. Ada masalah apa?

Chelsea sudah melakoni lima pertandingan di awal musim 2021/2022, yakni sekali di ajang Piala Super Eropa dan empat pertandingan Liga Inggris. Namun, Chiwell belum juga dimainkan manajer Thomas Tuchel.

Sebaliknya, Tuchel lebih memilih Marcos Alonso di pos bek kiri permainan Chelsea. Dan penampilan bek asal Spanyol itu cukup membantu Tuchel.

Tuchel menjelaskan, Chilwell tampak kesulitan karena melewatkan musim panas yang kurang baik. Sang pemain tersisih dari starting XI Timnas Inggris di Euro 2020.

Sepanjang turnamen, Chilwell tak dimainkan sama sekali oleh Gareth Southgate, kalah bersaing dengan Luke Shaw. Bek 24 tahun itu kemudian malah tak dibawa ke kualifikasi Piala Dunia 2022.

"Itu jelas menyulitkan buatnya dan saya pikir itu hal yang wajar. Buatnya secara pribadi, itu ajang Euro yang sulit sebab dia berpikir bisa bermain tapi nyatanya tidak," kata Tuchel, dilansir Daily Mail.

"Saya tahu itu sulit, karena Anda merasa dia melakukan segalanya untuk mendorong tim. Anda merasa sebagai bagian dari tim, tetapi tidak begitu merasakannya jika Anda tidak berkeringat di lapangan. Akan aneh rasanya jika Anda tidak pernah mengenakan seragam dan Anda tidak pernah benar-benar terlibat."

"Dia terus berlatih selama empat atau lima minggu terus menerus. Kemudian dia memiliki istirahat pribadi dan sulit baginya untuk benar-benar rileks dan menghilangkan kekecewaan pribadinya. Ketika dia tiba di sini, saya rasa dia lelah secara mental. Masih mengkhawatirkan situasi dan pada saat yang sama dia harus menerimanya," jelasnya.

Chilwell sendiri dibeli Chelsea dari Leicester City musim lalu, senilai 50 juta paun. Pemain Inggris itu membantu Si Biru memenangkan trofi Liga Champions, dengan tampil 42 kali sepanjang musim.

(yna/cas)