Habis Tepis Penalti, David De Gea Sempat Ngeri karena Hal Ini

Kris Fathoni W - Sepakbola
Senin, 20 Sep 2021 18:34 WIB
LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 19:  David De Gea of Manchester United saves the penalty taken by Mark Noble of West Ham United during the Premier League match between West Ham United and Manchester United at London Stadium on September 19, 2021 in London, England. (Photo by Julian Finney/Getty Images)
Foto: Getty Images/Julian Finney
Jakarta -

David De Gea jadi pahlawan kemenangan Manchester United atas West Ham United usai menggagalkan penalti lawan. Tapi rupanya De Gea mengaku masih sempat merasa ngeri tepat setelah menepis bola tendangan penalti.

Man United bangkit dari ketinggalan di markas West Ham, Minggu (20/9) malam WIB, untuk meraih kemenangan 2-1. Usai ketinggalan lebih dulu, MU membalas lewat gol Cristiano Ronaldo dan Jesse Lingard.

Namun, kemenangan yang sudah di depan mata nyaris hilang seiring hukuman penalti di injury time. Tapi De Gea tampil jadi pahlawan dengan menepis bola hasil tendangan Mark Noble yang jadi eksekutor.

Yang menarik, David De Gea rupanya tidak langsung senang dengan aksinya itu. Sejenak usai menepis bola, kiper asal Spanyol itu masih risau ada kesalahan yang sudah ia lakukan.

LONDON, ENGLAND - SEPTEMBER 19: David De Gea of Manchester United saves the penalty taken by Mark Noble of West Ham United during the Premier League match between West Ham United and Manchester United at London Stadium on September 19, 2021 in London, England. (Photo by Justin Setterfield/Getty Images)Aksi penyelamatan David De Gea. Foto: Getty Images/Justin Setterfield

"Segera setelah aku membuat penyelamatan itu, aku masih berpikir 'mungkin aku sudah lewat garis?' Jadi aku sedikit takut," kata De Gea kepada MUTV usai laga.

"Tapi itu adalah sebuah penyelamatan bagus di akhir pertandingan, jadi itu punya makna sangat besar buat kami."

David De Gea sempat gagal menghalau bola dalam 40 kali menghadapi penalti sebelum ini. Setelah sukses menyudahi rentetan negatif itu, ia pun sukar menggambarkannya dengan kata-kata.

"Perasaanku bisa menyelamatkan penalti jelang akhir laga, membantu tim meraih kemenangan, sulit digambarkan dengan kata-lata. Kami semua, mulai dari fans, rekan satu tim, staf, sudah sama-sama hebat sebagai kesatuan tim," ujarnya.

(krs/yna)