Ini 'Masalah Internal' MU yang Bikin Pusing Solskjaer

Yanu Arifin - Sepakbola
Senin, 27 Sep 2021 13:30 WIB
SOUTHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 22: Ole Gunnar Solskjaer, Manager of Manchester United looks on during the Premier League match between Southampton and Manchester United at St Marys Stadium on August 22, 2021 in Southampton, England. (Photo by Ryan Pierse/Getty Images)
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (Foto: Ryan Pierse/Getty Images)
Manchester -

Manchester United mulai tampil angin-anginan di awal musim 2021/2022. Ada 'masalah internal', yang diklaim menyulitkan manajer Ole Gunnar Solskjaer.

MU baru saja menelan kekalahan ketiganya di awal musim 2021/2022. Cristiano Ronaldo dkk baru ditekuk Aston Villa 0-1 di Old Trafford, Sabtu (25/9/2021), di pekan keenam Liga Inggris.

Itu menjadi kekalahan kedua MU musim ini, bahkan dalam sebulan. Sebelumnya, Setan Merah kalah 1-2 dari Young Boys di Liga Champions, dan ditekuk West Ham United di Piala Liga Inggris.

Situasi itu, menurut Manchester Evening News, karena Solskjaer karena punya masalah di lini tengahnya. Sang manajer butuh gelandang bertahan, namun sulit mendapatkannya.

Di bursa transfer musim panas kemarin, MU sudah membenahi lini depan dan belakangnya. MU memulangkan Cristiano Ronaldo, memboyong Jadon Sancho untuk memperkuat sektor sayap, dan mempertahankan Edinson Cavani.

Kemudian di belakang, MU juga memboyong bek sekelas Raphael Varane dari Real Madrid. Rekrutan itu dinilai masih kurang.

Solskjaer diklaim butuh gelandang bertahan. Saat ini, gelandang bertahan murni MU cuma Nemanja Matic, namun sudah berusia 33 tahun.

Adapun Fred dan Donny van de Beek masih inkonsistensi. Dan Solskjaer disebut mengincar Declan Rice dari West Ham.

Namun, Declan Rice sendiri dipagari mahal West Ham. The Hammers kabarnya memasang harga 80 juta paun, atau sekitar Rp 1,6 triliun untuk pemain 22 tahun tersebut.

Sebelumnya, opsi merekrut gelandang baru sebenarnya terbuka di MU. Syaratnya, harus ada yang pergi dari lini tengah.

Bruno Fernandes jelas bakal dipertahankan. Sementara Paul Pogba sebelumnya diberitakan bakal pergi, namun akhirnya bertahan. Gelandang Prancis itu kini malah berpotensi pergi dengan gratis di akhir musim, sebab kontraknya bakal habis. Selain itu, ada Fred dan Van de Beek, yang juga masuk opsi penjualan MU.

Namun, Pogba berstatus gelandang serang. Alhasil, fokus MU bisa kembali terpecah, antara merekrut gelandang serang atau bertahan musim depan.

Mengingat situasi pandemi, uang penjualan Pogba seharusnya bisa dipergunakan untuk merekrut Declan Rice. Namun jika Pogba pergi dengan gratis, mampukah MU merekrut Rice musim depan?

(yna/aff)