Masa Iya Pogba Mau Tinggalkan MU?

Rifqi Ardita Widianto - Sepakbola
Minggu, 10 Okt 2021 22:20 WIB
WOLVERHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 29: Paul Pogba of Manchester United celebrates following the Premier League match between Wolverhampton Wanderers  and  Manchester United at Molineux on August 29, 2021 in Wolverhampton, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Masa depan Paul Pogba di Manchester United masih penuh tanda tanya. (Foto: Getty Images/Michael Regan)
Jakarta -

Masa depan Paul Pogba di Manchester United masih penuh tanda tanya. Tapi melihat kompetisi sepakbola Eropa saat ini, Pogba dinilai tak punya banyak opsi.

Masa depan Paul Pogba masih abu-abu karena kontrak yang habis pada Juni tahun depan. Pembicaraan kontrak baru berjalan begitu lambat, sehingga 'Setan Merah' terancam kehilangan sang pemain dengan cuma-cuma.

Sejumlah klub disebut-sebut dalam rumor Pogba. Di antaranya adalah Juventus, Real Madrid, hingga Paris Saint-Germain.

Pogba sendiri cukup akrab dengan kritik selama di MU. Gelandang 28 tahun itu dianggap angin-anginan, yang mana diakui mantan pemain MU Paul Scholes.

"Semua orang agak tidak yakin karena dia tak unjuk gigi tiap pekannya. Saya rasa ada perdebatan besar. Anda akan bilang separuh menginginkan dia bertahan dan separuhnya lagi tak keberatan dia hengkang," kata Paul Scholes dilansir Metro.

"Rasanya lini tengah memang agak menjadi masalah buat kami. Kalau dia tampil baik dan bermain sesuai kemampuan seperti yang dia lakukan tiap membela Prancis, maka Anda harus mencoba mempertahankannya," sambungnya.

Scholes pribadi akan mempertanyakan motif Pogba jika memang si pemain ingin pergi. Sebab dari klub-klub yang dikaitkan dengannya, hanya PSG yang cukup pantas jadi tujuan.

PSG relatif punya jaminan untuk meraih trofi di Liga Prancis, sementara mengusung ambisi besar di Liga Champions. Sedangkan Liga Spanyol disebut Scholes sudah menurun drastis.

"Kenapa Anda ingin mencoba meninggalkan Inggris? Real Madrid memang banyak disebut-sebut, tapi Liga Spanyol sudah pudar. Real Madrid dan Barcelona kacau banget," sambungnya.

"PSG mungkin jadi opsi terbaik tapi (Liga) Inggris adalah yang terbaik saat ini. Kalau Anda memperhatikan tim-tim empat besar, mereka semua punya pemain-pemain terbaik, manajer-manajer terbaik juga ada di sini."

"Jadi kenapa dia mau pergi? Saya enggak paham sih. tapi sekali lagi, itu tergantung klub. Kalau mereka mau mempertahankannya ya bagus, kalau tidak ya sampai jumpa."



Simak Video "Gaji Ronaldo di MU Vs Messi di PSG"
[Gambas:Video 20detik]
(raw/cas)