Jual Newcastle ke Konsorsium Arab, Mike Ashley Pesta Bir!

Bayu Baskoro - Sepakbola
Senin, 11 Okt 2021 15:07 WIB
OXFORD, ENGLAND - FEBRUARY 04: Mike Ashley owner of Newcastle United talks to managing Directory Lee Charnley ahead of the FA Cup Fourth Round Replay match between Oxford United and Newcastle United at Kassam Stadium on February 04, 2020 in Oxford, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Mantan pemilik Newcastle United, Mike Ashley (kiri). (Foto: Getty Images/Catherine Ivill)
London -

Mike Ashley menjual Newcastle United ke konsorsium milik Pangeran Arab Saudi, Mohammed bin Salman. Pengusaha Inggris itu merayakan akuisisi dengan pesta bir.

Public Investment Fund (PIF) resmi mengakuisisi Newcastle, Kamis (7/10/2021). Perusahaan Arab Saudi itu membeli The Toon Army dari Supremo Sports Direct yang dimiliki Ashley seharga 300 juta paun (Rp 5,7 triliun).

Akuisisi itu sekaligus menandai akhir dari kekuasaan Ashley di St. James Park selama 14 tahun. Pria 57 tahun itu membeli Newcastle dengan total biaya 134 juta paun pada 2007.

Mike Ashley merayakan kesepakatan penjualan Newcastle United di pub Kings Arms, London. Melansir laporan Daily Star, dia berpesta bir dengan lima rekannya di sana.

Ashley disebutkan tampak bahagia dan terus meminum minuman beralkohol bersama rekan-rekannya selama lima jam. Dia juga memberikan tip sebesar 5 paun (Rp 96 ribu) kepada seorang pelayan.

"Mike dalam semangat yang baik dan meninggalkan satu pelayan bar tip 5 paun. Anda tidak akan menyangka dia telah melakukan kesepakatan senilai 300 juta paun," kata salah satu saksi mata yang tak disebutkan namanya, dilansir dari Daily Star.

"Para peminum berdatangan. Mereka semua mengenakan jas dan berkerumun di sekitar meja, tertawa dan mengobrol. Mereka terlihat seperti sekelompok pria normal yang nongkrong setelah bekerja. Mereka tiba sekitar pukul 17.30 atau 18.00 dan minum bir sampai waktu tutup, sekitar pukul 11 malam," ujarnya.

Salah seorang manajer Kings Arms turut diberitakan mengonfirmasi kedatangan Asley dan teman-temannya. Namun, dia disebut tidak tahu menahu urusan Ashley dan sepakbola pada umumnya.

Ashley sendiri adalah orang paling kaya nomor 61 di Inggris. Bos Sports Direct itu memiliki total kekayaan senilai 2,7 miliar paun.

Kendati kaya raya, namun Ashley terkenal pelit menghabiskan pemain untuk membeli pemain-pemain bintang di Newcastle United. Tak ayal banyak fans The Magpies yang kecewa dengan dia, serta menyambut baik akhir dari rezim Mike Ashley.

(bay/cas)