Sindiran Roy Keane: Pogba Pemimpin di Prancis, Tidak di MU

Afif Farhan - Sepakbola
Rabu, 13 Okt 2021 16:20 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - SEPTEMBER 29: Paul Pogba of Manchester United looks on during the UEFA Champions League group F match between Manchester United and Villarreal CF at Old Trafford on September 29, 2021 in Manchester, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)
Sindiran Roy Keane: Pogba Pemimpin di Prancis, Tidak di MU (Getty Images)
Manchester -

Paul Pogba kerap membakar semangat Timnas Prancis untuk jadi juara. Namun kalau di Manchester United, menurut Roy Keane sih Pogba nggak kayak begitu!

Terbaru, viral video Paul Pogba membakar semangat rekan-rekan Timnas Prancis di ruang ganti ketika semifinal UEFA Nations Lague. Saat half time, mereka tertinggal 0-2.

"Sekarang saatnya kita harus menang. Kita harus bermain agresif, terus menyerang dan menyerang," kata Pogba.

"Kita harus terus menguasai bola dan menekan mereka sampai habis," sambungnya.

Prancis akhirnya menang dramatis 3-1 dan selanjutnya juga menjuarai UEFA Nations League setelah mengalahkan Spanyol di partai puncak.

Sebelumnya di Piala Dunia 2018, Paul Pogba juga menyemangati Timnas Prancis ketika di laga final kontra Kroasia. Tim Ayam Jantan pun keluar sebagai pemenang.

Menurut eks pemain MU yang juga jadi pundit sepakbola, Roy Keane, Paul Pogba memang jadi sosok pemimpin di Timnas Prancis. Pogba mampu mengangkat mental rekan-rekannya.

Sayangnya bagi Keane, Pogba tidak seperti itu di Manchester United!

"Kalau di MU, dia tidak begitu karakternya. Dia tidak bisa memimpin tim," cetus Keane seperti dilansir dari Daily Mail.

"Dia inkonsistensi, kadang main bagus dan kadang tidak," lanjutnya.

WOLVERHAMPTON, ENGLAND - AUGUST 29: Paul Pogba of Manchester United celebrates following the Premier League match between Wolverhampton Wanderers  and  Manchester United at Molineux on August 29, 2021 in Wolverhampton, England. (Photo by Michael Regan/Getty Images)Keane sebut Pogba kerap angin-anginan di MU (Getty Images/Michael Regan)

Bagi Roy Keane, Manchester United harus mencari sosok pemimpin. Bahkan kalau perlu mencari gelandang berkelas untuk menggantikan posisi Paul Pogba.

"Harusnya MU mencari gelandang berkelas lainnya kalau mau jadi juara," tutup Keane.

(aff/nds)