Tingkat Vaksinasi COVID-19 Premier League Kalah dari Bundesliga dan Serie A

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Rabu, 20 Okt 2021 10:45 WIB
LEICESTER, ENGLAND - OCTOBER 16: The No Room For Racism premier league logo is seen on the shirt of Bruno Fernandes of Manchester United  during the Premier League match between Leicester City and Manchester United at The King Power Stadium on October 16, 2021 in Leicester, England. (Photo by Alex Pantling/Getty Images)
Tingkat vaksinasi COVID-19 Premier League masih rendah (Getty Images/Alex Pantling)
London -

Juergen Klopp pantas cemas dengan penyebaran Covid-19 di Premier League. Sebab, tingkat vaksinasi di sana masih rendah, ketimbang LaLiga dan Serie A.

Beberapa waktu lalu, Klopp sempat mengutarakan pendapat soal maraknya pemain yang anti-vaksin di Inggris. Padahal vaksin itu bukan hanya soal si pemain, tapi juga orang-orang di sekitarnya.

Sebab Klopp paham jika vaksinasi penting jika Premier League ingin berjalan normal lagi, khususnya soal kedatangan penonton di stadion.

Tapi, para pemain justru masih banyak yang menolak. Bahkan kebanyakan pemain tersebut adalah yang memperkuat tim-tim besar dan membuat resah Klopp serta manajer top lain macam Pep Guardiola dan Mikel Arteta.

Beberapa pekan lalu Manchester United diberitakan jadi klub Big Six dengan jumlah vaksinasi terendah.

Klaim ini lantas diperkuat oleh pernyataan resmi Premier League, Selasa (19/10/2021) malam WIB. Otoritas kompetisi menyebut baru ada 68 persen pemain yang divaksinasi penuh dari total 517 pemain.

Angka ini memang lebih tinggi dari klaim sebelumnya sekitar 50 persen. Sementara itu ada sekitar 81 persen pemain yang baru melakukan vaksin pertama.

Dengan demikian, Premier League menyebut masih harus bekerja keras untuk meningkatkan angka vaksinasi tersebut demi kebaikan seluruh elemen di kompetisi itu.

Apalagi Premier League termasuk kompetisi top Eropa yang masih rendah jumlah vaksinasinya. Bundesliga sudah memvaksinasi sekitar 94 persen para pemainnya, sementara Serie A bahkan sudah mencapai 98 persen.

Padahal Premier League sudah mengizinkan stadion diisi penuh oleh fans. Sementara, Serie A dan LaLiga baru sekitar 50 persen.

"Kami bisa pastikan hari ini bahwa ada sekitar 81 persen pemain yang setidaknya sudah mendapat satu kali suntikan vaksin Covid-19, 68 persen sudah penuh. Data vaksin akan terus dikumpulkan oleh Premier League setiap pekannya," ujar pernyataan resmi Premier League.

(mrp/yna)