Solskjaer Diprediksi Akan Kena Pecat di Akhir Bulan November

Okdwitya Karina Sari - Sepakbola
Minggu, 24 Okt 2021 21:00 WIB
Manchester Uniteds manager Ole Gunnar Solskjaer walks off the pitch at the end of the English Premier League soccer match between Manchester United and Everton, at Old Trafford, Manchester, England, Saturday, Oct. 2, 2021. The match ended in a 1-1 draw. (AP Photo/Dave Thompson)
Ole Gunnar Solskjaer diprediksi akan dipecat MU pada akhir November. (Foto: AP/Dave Thompson)
London -

Manchester United menghadapi laga-laga menantang di November. Hal itu diyakini akan menentukan masa depan Ole Gunnar Solskjaer sebagai manajer MU.

Setan Merah tampak menjanjikan usai tidak terkalahkan di empat pertandingan pertama musim ini di bawah Solskjaer. Namun setelah dipermalukan Young Boys 1-2, MU cuma tiga kali menang dalam tujuh pertandingan berikutnya.

Di Liga Inggris, Man United bahkan sudah tiga kali beruntun gagal menang dan baru empat kali menang dalam delapan pertandingan. Alhasil, MU terlempar ke peringkat enam klasemen dengan selisih delapan poin dari Chelsea (1) yang sudah memainkan sembilan laga.

Laga kandang melawan Liverpool malam ini (24/10) menandai dimulainya periode menantang Man United sampai akhir bulan November. Ronaldo cs akan bertandang ke Tottenham Hotspur, Watford, dan Chelsea dan menjamu Manchester City.

Eks bintang Premier League yang ngetop bersama Arsenal, Paul Merson, mengungkapkan bahwa MU kacau. Menurut dia, MU akan kesulitan di periode berat itu lalu Solskjaer diberhentikan di akhir November.

"Kalau Ole Gunnar Solskjaer masih memiliki pekerjaannya sampai akhir November, maka Manchester United punya peluang besar memenangi liga," ungkap Merson kepada Daily Star. "Tapi bisakah orang-orang melihat hal itu terjadi? Daftar pertandingan mereka di depan itu mengerikan."

"Mereka harus melakoni laga tandang melawan Tottenham, Watford, dan Chelsea, dan Manchester City di kandang. Itu mengerikan. Dan seandainya Solskjaer masih memiliki pekerjaannya itu berarti mereka kembali dalam persaingan karena mereka akan melibas tim-tim kuat."

"Apakah saya mengira itu akan terjadi? Tidak. Sepenuhnya tidak. Tidak dari apa yang saya saksikan ketika saya melihat permainan United. Mereka itu kacau sekali. Tapi kalau dia masih punya pekerjaannya saat itu dan mereka sudah keluar dari persaingan, yang memungkinan terjadi, maka Anda mesti menanyakan pertanyaan serius tentang apa yang terjadi di manajemen klub."

"Ini penurunan dari pekan ke pekan. Setiap pekan yang sudah dilalui mereka kehilangan poin, dan mereka tidak kehilangan popin melawan tim-tim besar. Saya bukannya tidak menghormati tim-tim lain, tapi ini bukan melawan tim-tim besar. Maksudnya Everton, Aston Villa, Southampton, ayolah," Merson memprediksi masa depan Solskjaer di MU.

(rin/krs)