Dibantai Liverpool, Poin MU Kini Disamai Arsenal di Liga Inggris

Adhi Prasetya - Sepakbola
Senin, 25 Okt 2021 13:05 WIB
Manchester Uniteds Cristiano Ronaldo, left, and Fred talk on the pitch at the start of the second half during the English Premier League soccer match between Manchester United and Liverpool at Old Trafford in Manchester, England, Sunday, Oct. 24, 2021. (AP Photo/Rui Vieira)
MU tak berdaya di hadapan Liverpool meski bermain di kandang sendiri. Foto: AP/Rui Vieira
Jakarta -

Manchester United tengah menjalani periode negatif di Liga Inggris musim ini. Sempat memuncaki klasemen, kini poin Setan Merah sudah disamai Arsenal yang kalah di tiga laga perdana.

MU baru saja dilibas Liverpool 0-5 pada Minggu (24/10) kemarin. Hasil itu terasa memalukan, sebab terjadi di Old Trafford, disaksikan langsung Sir Alex Ferguson, dan dilakukan oleh The Reds yang merupakan sang rival abadi.

Hasil ini terlihat semakin buruk saja jika mengingat MU tak pernah menang dalam 4 laga terakhir Premier League. Sebelumnya, Marcus Rashford dkk sudah tumbang 0-1 di tangan Aston Villa, dihajar 2-4 oleh Leicester City, dan ditahan 1-1 oleh Everton.

Deretan hasil buruk itu membuat posisi MU melorot di klasemen sementara Liga Inggris. Jika sampai pekan kelima MU masih nangkring di posisi tiga besar dengan 13 poin, kini di pekan sembilan MU ada di posisi tujuh dengan 14 poin.

Ya, MU cuma menambah satu poin saja dalam sebulan terakhir. Makin ironis saja melihat perolehan poin mereka kini disamai oleh Arsenal, yang sempat terseok-seok di awal musim.

Sempat tiga kali kalah beruntun dan kebobolan 9 gol, The Gunners bangkit dan belum kalah lagi di enam laga terakhir, dengan rincian empat kemenangan dan dua hasil imbang. Sempat berada di zona degradasi, kini skuad asuhan Mikel Arteta berada di urutan 10.

Manchester United's Bruno Fernandes leaves the field at halftime during the English Premier League soccer match between Manchester United and Liverpool at Old Trafford in Manchester, England, Sunday, Oct. 24, 2021. (AP Photo/Rui Vieira)Ekspresi Bruno Fernandes saat timnya dihajar Liverpool. Foto: AP/Rui Vieira

Satu-satunya keunggulan MU dari Arsenal hanya selisih gol. Namun ada perbedaan nyata yang mesti diwaspadai Setan Merah. Arsenal berada dalam tren positif, sedangkan mereka justru sebaliknya.

Meski demikian, manajer MU Ole Gunnar Solskjaer menolak menyerah dan bertekad bangkit dari periode kelam ini. Masih ada 29 pekan tersisa bagi timnya untuk memutarbalikkan situasi dan memburu posisi teratas klasemen Liga Inggris.

"Saya sudah berjalan sejauh ini (untuk meraih gelar). Kami sebagai grup telah melaju sejauh ini, dan jarak kami sudah dekat (dengan gelar) kalau mau menyerah sekarang," ujar Solskjaer, dikutip situs resmi MU.

"Akan sulit (memompa kembali semangat pemain). Saya memahami sifat manusia dan para pemain sekarang sedang terpuruk. Saya akan berbicara dengan mereka, saya tahu karakter mereka."

"Saya tahu kami sedang berada di dasar dan tak bisa lebih buruk lagi, jadi mari kita lihat apa reaksi kami akan hal ini. Satu-satunya cara adalah dengan bangun pada besok pagi dan melangkah maju, tentu mengevaluasi apa yang sudah terjadi, dan melakukan yang terbaik yang saya bisa untuk melalui masa sulit ini," tegas Solskjaer soal tekadnya membawa MU bangkit.

(adp/krs)