Kini Ferdinand Ikutan Kritik Solskjaer

Yanu Arifin - Sepakbola
Selasa, 26 Okt 2021 11:43 WIB
GDANSK, POLAND - MAY 26: Ole Gunnar Solskjaer, Manager of Manchester United looks dejected as he acknowledges the fans following the UEFA Europa League Final between Villarreal CF and Manchester United at Gdansk Arena on May 26, 2021 in Gdansk, Poland. (Photo by Kacper Pempel - Pool/Getty Images)
Manajer Manchester United, Ole Gunnar Solskjaer. (Foto: Kacper Pempel/Getty Images - Pool)
Manchester -

Rio Ferdinand sempat membela Ole Gunnar Solskjaer. Usai Manchester United dihajar Liverpool, eks bek Setan Merah itu berbalik mempertanyakan kemampuan sang manajer.

MU menelan kekalahan memalukan di Old Trafford akhir pekan lalu. Bertanding melawan Liverpool di pekan ke-9 Liga Inggris, Minggu (24/10/2021), Cristiano Ronaldo dkk dihajar 0-5.

Empat gol pertama Liverpool bahkan bersarang ke gawang MU di babak pertama, yakni lewat gol-gol Naby Keita, Diogo Jota dan brace Mohamed Salah. Di babak kedua, tuan rumah kebobolan sekali lagi oleh Salah, plus kehilangan Paul Pogba yang dikartu merah, usai melanggar Keita.

Kekalahan itu membuat posisi Solskjaer disorot. Ferdinand, yang sebelumnya sempat membela rekannya sebelum laga melawan Liverpool, kini jadi berbalik mengkritiknya, dengan menyebut MU bak kehilangan identitasnya.

Padahal sebelumnya, Rio Ferdinand sempat membela Ole Gunnar Solskjaer. Sebelum laga melawan Liverpool, ia meminta semua pihak bersabar atas penampilan Manchester United saat ini.

"Itu memalukan. Saya pernah mengalaminya. Kami dikalahkan 6-1 di kandang oleh Man City, tapi kami memiliki identitas untuk kembali dalam beberapa minggu," kata Ferdinand, saat bicara dengan adiknya, Anton Ferdinand, dalam Five Podcast, yang dilansir Daily Mail.

Ini masalah bagi tim ini. Mereka berjuang untuk menemukan identitas dan siapa mereka. Inilah pertanyaan-pertanyaannya. Ketika Anda menonton pertandingan, Anda berpikir "kita ini apa?"

"Apakah manajer memberi para pemain informasi yang benar? Dan jika demikian, apakah para pemain tidak menerima informasi itu?" katanya.

Kami akan selalu menjadi ancaman karena individu yang kami miliki. Tapi, kami sangat mudah untuk bermain seperti itu. Ini sulit dibayangkan. Itulah yang dibutuhkan manajer untuk sampai ke dasar, karena pada saat ini, terlihat seperti sebuah tim yang tak kompak," jelasnya.

Kekalahan membuat Manchester United melorot ke peringkat 7 klasemen Liga Inggris, dengan 14 poin. Sementara Liverpool masih berada di peringkat dua dengan 21 poin, di bawah Chelsea (22 poin).

(yna/krs)