Ya Ampun, Ole... Nasibmu kok Jadi Begini?

Bayu Baskoro - Sepakbola
Selasa, 26 Okt 2021 19:00 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - JANUARY 27: Ole Gunnar Solskjaer, Manager of Manchester United reacts during the Premier League match between Manchester United and Sheffield United at Old Trafford on January 27, 2021 in Manchester, England. Sporting stadiums around the UK remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors. (Photo by Tim Keeton -
Ole Gunnar Solskjaer dari legenda menjadi pesakitan di Manchester United. (Foto: Getty Images/Pool)
Manchester -

Karier manajerial Ole Gunnar Solskjaer bersama Manchester United berada di ujung tanduk. Simpati pun diberikan kepada The Baby-Faced Assassin.

Man United banjir hujatan usai performa memalukan di pekan kesembilan Liga Inggris 2021/2022. Menjamu Liverpool di Old Trafford, Setan Merah menyerah lima gol tanpa balas!

Kekalahan itu menambah rentetan jeblok Man United di Liga Inggris. Cristiano Ronaldo dkk sudah hampa kemenangan sejak pertengahan September lalu, dengan hasil sekali imbang dan tiga kali kalah.

Catatan buruk ini membuat Man United terpuruk di posisi ketujuh klasemen Liga Inggris dengan 14 poin dari sembilan laga. Manchester Merah terpaut delapan angka dari pemimpin klasemen sementara, Chelsea (22 poin).

Ole Gunnar Solskjaer menjadi kambing hitam atas jebloknya performa Manchester United. Manajer asal Norwegia itu dinilai gagal mendongkrak performa tim sejak ditunjuk menggantikan Jose Mourinho pada 2018.

Solskjaer sejauh ini belum mampu menghadirkan trofi ke Old Trafford, meski pihak klub sudah mengeluarkan dana ratusan juta paun untuk belanja pemain. Akibatnya, tidak sedikit yang menuntut pemecatan Solskjaer dari kursi jabatannya.

Pihak Man United kabarnya tengah mempertimbangkan keputusan untuk memecat Solskjaer. Sejumlah nama dikaitkan untuk menggantikannya, mulai dari Zinedine Zidane hingga Antonio Conte.

Desakan untuk mendepak Solskjaer dari Old Trafford mengundang simpati eks pemain Manchester City, Micah Richards. Dia prihatin melihat nasib Solskjaer berubah dari sosok legendaris menjadi pesakitan di Man United.

MANCHESTER, UNITED KINGDOM - MAY 13:  Ole Gunnar Solskjaer of Manchester United celebrates winning the Premiership title with the trophy at the end of the Barclays Premiership match between Manchester United and West Ham United at Old Trafford on May 13, 2007 in Manchester, England.  (Photo by Alex Livesey/Getty Images)Solskjaer dari sosok legendaris menjadi pesakitan di Manchester United. (Foto: Alex Livesey/Getty Images)

Seperti diketahui, Ole Gunnar Solskjaer merupakan mantan pemain Manchester United pada periode 1996-2007. Dia adalah pahlawan Setan Merah di final Liga Champions 1999 berkat gol kemenangannya melawan Bayern Munich.

"Dia [Solskjaer] memiliki status legendaris di klub, sehingga akan selalu sulit ketika hal-hal seperti ini terjadi. Mereka perlu mendukungnya dan mengatakan dia akan pergi di akhir musim atau membawa orang lain masuk," kata Micah Richards, dilansir dari Sportskeeda.

"Saya merasa kasihan padanya, melihat seseorang yang memiliki status legendaris tapi dia saat ini berada di luar kemampuannya. Apabila itu tak bisa diselesaikan, maka mereka harus bergerak maju," pungkasnya.

(bay/krs)