Conte Siap Bawa Trofi, tapi Tottenham Harus Sabar

Yanu Arifin - Sepakbola
Kamis, 04 Nov 2021 12:45 WIB
CROTONE, ITALY - MAY 01:  Head coach of Inter Antonio Conte looks on during the Serie A match between FC Crotone and FC Internazionale at Stadio Comunale Ezio Scida on May 01, 2021 in Crotone, Italy. Sporting stadiums around Italy remain under strict restrictions due to the Coronavirus Pandemic as Government social distancing laws prohibit fans inside venues resulting in games being played behind closed doors.  (Photo by Maurizio Lagana/Getty Images)
Antonio Conte. (Foto: Maurizio Lagana/Getty Images)
London -

Kedatangan Antonio Conte bisa menjadi jaminan Tottenham Hotspur meraih gelar. Namun, The Lilywhites juga mesti sabar.

Conte akhirnya menerima tawaran melatih Tottenham, menggantikan Nuno Espirito Santo yang dipecat beberapa waktu sebelumnya. Pria Italia itu datang kembali ke Inggris, usai dikontrak sampai 2023 oleh Tottenham.

Sebelumnya, Conte pernah melatih Chelsea pada 2016-2018. Bersama The Blues, ia bisa mempersembahkan gelar juara Liga Inggris dan Piala FA.

Selain di Chelsea, Conte memang dikenal sebagai manajer bertangan dingin. Ia bisa menyulap timnya menjadi juara, dengan terakhir membawa Inter Milan memutus dominasi Juventus di Liga Italia.

Pria yang juga pernah melatih Bari, Atalanta, Siena, Juventus dan Timnas Italia itu diyakini bisa membawa Tottenham Hotspur melepas dahaga gelar, yang terakhir kali diraih pada 2008. Namun, klub asal London Utara itu juga diingatkan harus bersabar pada Antonio Conte.

"Kami di sini untuk melakukan yang terbaik untuk memenangkan trofi, trofi besar atau trofi kecil," kata direktur olahraga Tottenham, Fabio Paratici, kepada Independent.

"Kami mencoba memenangkan setiap pertandingan. Kami mencoba melakukan yang terbaik setiap pertandingan dan membangun yang terbaik di musim ini dan musim berikutnya."

"Terkadang Anda harus bersabar untuk mencapai hasilnya. Anda harus siap menderita, mengorbankan diri untuk tim. Ini mentalitas kami, dan kami harus meningkatkan dengan cara itu. Saat saya berbicara soal kesabaran, untuk meningkatkan Anda, itu perlu waktu. Untuk mencapai sesuatu yang kami butuhkan setiap hari, selain bekerja keras, yang bisa kita lakukan cuma itu."

"Tetapi yang pasti, kami percaya bahwa kami dapat mencapai target kami. Jika tidak, kami tidak di sini. Kami harus percaya bahwa kami dapat mencapai target kami. Infrastruktur besar, klub besar, pemain, sejarah, kami memiliki segalanya untuk mencapai hal-hal besar. Kami di sini untuk meningkatkan diri setiap hari, dan jika kami meningkatkan diri, kami meningkatkan klub," kata Paratici.

(yna/krs)