De Bruyne Tak Benci Mourinho yang Mengabaikannya di Chelsea

ADVERTISEMENT

De Bruyne Tak Benci Mourinho yang Mengabaikannya di Chelsea

Putra Rusdi K - Sepakbola
Sabtu, 13 Nov 2021 00:05 WIB
MANCHESTER, ENGLAND - OCTOBER 30:  Kevin De Bruyne of Manchester City looks on during the Premier League match between Manchester City and Crystal Palace at Etihad Stadium on October 30, 2021 in Manchester, England. (Photo by Alex Livesey/Getty Images)
Kevin De Bruyne tak pernah membenci Jose Mourinho (Foto: Getty Images/Alex Livesey)
London -

Kevin De Bruyne menegaskan tak pernah membenci Jose Mourinho. The Special One dinilai menyia-nyiakan bakat De Bruyne saat di Chelsea.

De Bruyne kini menjelma menjadi salah satu gelandang terbaik di Liga Inggris bersama Manchester City. Ia pilar penting The Citizens merengkuh gelar Liga Inggris 2017/2018, 2018/2019, 2020/2021.

Namun, De Bruyne harus menjalani awal karier yang terjal di Inggris bersama Chelsea sebelum sempai seperti saat ini. Ditebus oleh The Blues pada Januari 2012 dari KRC Genk, De Bruyne harus dipinjamkan ke mantan klubnya Genk dan Werder Bremen terlebih dulu.

Ia kemudian kesulitan mendapatkan menit bermain di Chelsea yang di musim 2013/2014 ditukangi oleh Jose Mourinho. De Bruyne total hanya bermain sembilan laga untuk klub asal London ini.

The Special One dinilai menyia-nyiakan bakat pemain asal Belgia ini. De Bruyne kemudian hengkang ke Wolfsburg pada Januari 2014 dengan harga 22 juta euro. Ia tampil menawan bersama Wolfsburg sebelum ditebus Man City pada 2015 senilai 76 juta euro pada musim panas 2015.

De Bruyne mengaku sama sekali tak membenci Jose Mourinho yang tak banyak memberinya kesempatan di Chelsea. Ia memaklumi keputusan manajer asal Portugal tersebut.

De Bruyne sendiri yang kemudian ingin meninggalkan Chelsea karena sulit untuk mendapatkan menit bermain. Kala itu De Bruyne kalah bersaing dengan Eden Hazard, Oscar, dan Juan Mata. Keputusan meninggalkan Stamford Bridge yang kini jelas disyukuri De Bruyne.

"Saya tidak pernah menemui Jose Mourinho. Saya berlatih keras; saya menunjukkan hal itu. Namun, memang hanya mitos di sepak bola bahwa jika Anda berlatih dengan baik, Anda mendapat kesempatan," ujar Kevin De Bruyne dikutip dari Mirror.

"Saya membiarkannya situasinya sedikit menggantung karena saya tidak melihat kesempatan untuk bermain lagi. Namun, kemudian saya belajar untuk mengambil langkah yang berbeda."

"Dan Anda bisa keluar dari situasi seperti itu. Tapi saya tidak melihatnya terjadi itu. Saya hanya ingin pergi. Dan saya juga tidak membenci Mourinho, saya bukan anak kecil. Saya hanya tak berhasil saat itu," jelasnya.



Simak Video "Taklukan Chelsea, Manchester City Kini Kejar Arsenal"
[Gambas:Video 20detik]
(pur/mrp)

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT