Pemain Aston Villa: Steven Gerrard Bawa Standar Tinggi

Afif Farhan - Sepakbola
Senin, 22 Nov 2021 15:00 WIB
BIRMINGHAM, ENGLAND - NOVEMBER 20: Steven Gerrard manager of Aston Villa talks to his team during the Premier League match between Aston Villa  and  Brighton & Hove Albion at Villa Park on November 20, 2021 in Birmingham, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)
Pemain Aston Villa: Steven Gerrard Bawa Standar Tinggi (Getty Images)
Birmingham -

Steven Gerrard catatkan debut manis di Liga Inggris sebagai manajer Aston Villa. Gerrard memang bawa standar yang tinggi buat klub!

Aston Villa menjamu Brighton pada Sabtu (20/11) malam WIB. Inilah debut Steven Gerrard sebagai manajer di Liga Inggris.

Villa dapat mengamankan tiga poin lewat kemenangan 2-0. Dua gol itu dicetak oleh Ollie Watkins dan Tyrone Mings.

Hasil itu membuat Aston Villa naik ke posisi ke-15 klasemen Liga Inggris dengan 13 poin dari 12 pertandingan, unggul empat poin dari Burnley di posisi ke-18 alias batas akhir zona degradasi.

Sang pencetak gol, Ollie Watkins mengaku kalau Steven Gerrard membawa standar tinggi ke klub. Tak ayal, itu demi membuat Aston Villa mampu bangkit dari papan bawah dan berjuang naik di klasemen.

"Steven Gerrard membawa standar yang tinggi, namun bukan berarti kami tidak menghormati Dean Smith (manajer sebelumnya-red)," terangnya kepada BBC.

"Permainan kami lebih intens. Sejauh ini, perubahannya sangat bagus," lanjut penyerang Inggris tersebut.

BIRMINGHAM, ENGLAND - NOVEMBER 20: Steven Gerrard manager of Aston Villa talks to his team during the Premier League match between Aston Villa  and  Brighton & Hove Albion at Villa Park on November 20, 2021 in Birmingham, England. (Photo by Catherine Ivill/Getty Images)Steven Gerrard (kiri) dan para pasukannya (Getty Images/Catherine Ivill)

Steven Gerrard diketahui memberikan latihan keras kepada para pemain Aston Villa. Para pemainnya pun, dilarang memakan saus tomat supaya kebugaran pemain dapat lebih baik.

Gerrard dikabarkan juga meminta para pemainnya lebih tajam di depan gawang alias tidak buang-buang peluang. Tak ayal, Aston Villa memang kalah dalam penguasaan bola 37 persen berbanding 63 persen dengan Brighton, tapi shots on target-nya lebih banyak, lima berbanding dua!

"Ada beberapa aturan baru, saya bisa bicara sepanjang hari soal hal itu," ungkap Watkins.

"Kini kami harus fokus untuk terus menang dan yang penting hasil akhir. Lihat saja, Brighton mengendalikan permainan sepanjang laga tapi kami yang menang," tutupnya.

(aff/aff)