Rangnick Mau Lanjut Jadi Manajer Permanen MU, Gak?

Mohammad Resha Pratama - Sepakbola
Jumat, 03 Des 2021 18:20 WIB
SALZBURG, AUSTRIA - NOVEMBER 29:  Ralph Rangnick, head coach of Leipzig looks on during the UEFA Europa League Group B match between RB Salzburg and RB Leipzig at  on November 29, 2018 in Salzburg, Austria.  (Photo by Alexander Hassenstein/Getty Images)
Ralf Rangnick mau jadi manajer permanen MU? (Getty Images/Alexander Hassenstein)
Manchester -

Ralf Rangnick bisa saja dipermanenkan andaikan pencapaiannya oke di akhir musim nanti. Rangnick pun tak mau berspekulasi lebih jauh.

Rangnick resmi diangkat sebagai manajer interim Manchester United selama enam bulan, menggantikan Ole Gunnar Solskjaer yang dipecat bulan lalu.

Setelah itu Rangnick akan beralih fungsi sebagai konsultan klub untuk dua tahun ke depan. Rangnick direncanakan akan melakoni debutnya saat menjamu Crystal Palace akhir pekan ini di Old Trafford.

Meski sudah dua tahun tak menjabat pelatih kepala, Rangnick diyakini bisa membangkitkan MU setelah terpuruk bersama Solskjaer. Sebab, Rangnick dianggap sebagai bapak gegenpressing, gaya sepakbola yang kini dianut Juergen Klopp dan Thomas Tuchel, dua manajer Premier League.

Dia juga berpengalaman menyulap tim yang bukan siapa-siapa menjadi kekuatan baru, seperti Hoffenheim dan RB Leipzig. Kini Rangnick ditantang untuk melakukan yang sama di MU dalam waktu singkat.

Bukan tugas mudah memang untuk Rangnick, karena tuntutan di MU begitu besar. Tapi, jika sukses membuat MU finis empat besar dan meraih setidaknya satu trofi, maka Rangnick bisa saja dipermanenkan.

Meski demikian, Rangnick tak mau berpikir lebih jauh dan fokus pada pekerjaannya selama enam bulan.

"Setahu saya dari orang-orang di klub, bahwa kami sudah sepakat soal peran manajer interim selama enam bulan," ujar Ralf Rangnick seperti dikutip BBC Sport.

"Kami tidak pernah bicara soal apa yang akan terjadi di musim panas. Jika mereka ingin membicarakannya, ya silakan saja, kita lihat nanti. Jika semuanya berjalan baik, mungkin saya akan membuat rekomendasi yang sama seperti di RB Leipzig, bahwa bagus juga jika bertahan setahun lagi - tapi ini semua baru andai-andai saja," sambungnya.

"Bagi saya yang terpenting adalah memenangi laga-laga berikutnya."

(mrp/cas)